Meet The Writer

My Photo
Tulisan spontan yang bukan didapat dari buku pintar, bukan kutipan dari seseorang, namun pemikiran langsung dari ke sok-tahuan saya. Tidak bermaksud membesar-besarkan atau menginjak-injak pihak lain, namun niat mengomentari hal yang menurut saya memang pantas untuk dikomentari, mungkin kamu salah satunya. Cheers!

October 19, 2011

Alter Ego


Perkenalkan,secara blak blakan. Ini adalah Alter Ego saya.

Saya punya banyak teman. Bukan membesar-besarkan, tapi benar saya memang punya banyak teman dari kelompok atau geng yang berbeda-beda. Bukannya sombong, tapi saya bener punya banyak kelompok. Salahnya, diantara banyak nya teman ini kenapa tetap merasa lonely?

Bukan salah siapa siapa selain salah saya yang bisa merasa seperti itu. Saya terlihat sebagai orang yang sangat friendly dan cablak tapi sebenarnya saya tertutup dalam masalah pribadi. Kalau saya bisa cerita ke orang orang, berarti cerita itu bukan merupakan hal pribadi saya. Saya kadang bangun tidur suka panik sendiri hari ini saya mau pergi sama siapa. Siapa yang mau pergi sama saya? Padahal kalau di cek nama-nama orang di BBM, buanyak banget teman yang bisa diajak pergi. Tapi itu lah. Saya ngga tau ini tuh penyakit apa ya? Apakah saya segitunya sebagai orang yang socialized? Harus berada dikerumunan? Tapi sering kali saya lebih memilih pergi hanya dengan beberapa orang dibandingkan dengan segambreng orang secara bersamaan. Saya suka quality time dengan 2-3 teman saja. Tapi itu tetap masuk kategori socialized ya? Ok pada intinya sih saya kadang bingung dengan diri saya sendiri. 

Bingung. Kenapa saya suka merasa lonely? Teman banyak, sahabat juga selalu ada tapi tetap saya sering merasa lonely. Lunch time misalnya. Saya suka panik sendiri siapa yang mau lunch sama saya ya? Trus ajak salah satu teman. Pas dia ga bisa, saya langsung merasa lonely. Doh padahal stock temen lain juga ada kan? Entahlah. Bingung. Bingung. Bingung sama diri saya sendiri. Cowo juga ada. Tapi tetap aja begini. Cowo itu ga membantu saya untuk nggak merasa lonely. Ini tuh psikologiiiis yang terganggu atau emang sifat saya aja yang amat sangat terlalu needy? Terlalu haus perhatian? Manja?

Selain itu, saya juga kadang merasa minder. Saya merasa menjadi orang yang jauh dibawa standar saya. Entah apakah standar saya terlalu tinggi? Atau lingkungan saya yang memang fisiknya keterlaluan aduhai semua? Dimulai dari tubuh. Banyak orang bilang tubuh saya langsing tapi saya selalu merasa gemuk. Selalu merasa kurang dibandingkan yang lainnya. Sekarang sih saya lebih kontrol porsi makan dan mulai ikutan Pilates untuk mendapatkan tubuh kencang sesuai yang saya inginkan. Dulu waktu masih labil, wuih. dari Anorexia sampai Bulimia Nervosa sudah pernah mampir ke tubuh saya. Sekarang sih sudah tidak seperti itu tapi kadang perasaan minder secara fisik tetap ada.

Minder lainnya adalah masalah pekerjaan. Saya masih jauh dibawah standar yang saya buat. Begitu besarnya ingin sukses tapi kadang suka merasa kok umur segini masih disini sini aja sih? Saya harus apa? Lari ke arah mana? Saya kadang merasa sangat tidak puas dengan diri sendiri. Dimulai dari fisik hingga karir. Semua nya serba kurang dan jauh dibawah rata rata.Apa ini gejala sebagai orang yang terlalu ambisius?

Dibalik sifat acuh nya saya. Dibalik kepercayaan diri saya. Kaget ngga? Nggak keliatan ya saya ternyata begini? Tapi ini kadang-kadang. Kadang kumat kadang saya acuh aja. Nah. Normal? Apa jangan-jangan pribadi saya yang error ya?

Errrrrr................................................................................

1 comments:

  1. sama dengan saya kak, saya juga merasa di dalam diri saya masih ada orang lain,tapi bedanya kakak punya banyak teman.

    ReplyDelete