<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403</id><updated>2011-12-21T12:46:40.560+07:00</updated><title type='text'>Keilocker!</title><subtitle type='html'>Go Ahead, See Inside My Locker!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-1371902193951751595</id><published>2011-11-22T13:09:00.005+07:00</published><updated>2011-12-21T12:46:40.746+07:00</updated><title type='text'>Sosialita MY ASS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-f-8nP4o1ju4/Ts3gB4xbqyI/AAAAAAAAAMQ/EFSmFY1sHnE/s1600/diamonds.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-f-8nP4o1ju4/Ts3gB4xbqyI/AAAAAAAAAMQ/EFSmFY1sHnE/s1600/diamonds.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Hi semua,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mau share aja sebenernya tentang seberapa enek nya gue sama sosialita-sosialita di Jakarta. Tante-tante kaya yang sebagian besar dari uang suami nya. Liat aja di majalah lifestyle yang banyak menampilkan foto-foto para sosialita yang kebanyakan ngaku sebagai sosialita. Sosialita kok ngaku? Aneh. Ga perlu deh disini gue jabarkan secara jelas apa arti sosialita yang sebenarnya. Karena disini gue ingin membahas tentang sosialita yang menyimpang. Kalau kita menertawakan make up nya Syahrini yang kelewat batas menor manusia, bagaimana dengan mereka? Maaf bagi sosialita yang beneran sosialita dengan tata krama yang baik dan penampilan yang oke. Tapi diri kalian sudah dirusak oleh para socialita KW yang buat nama socialita dimata saya jadi JELEK BANGET. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Punya duit ya tolong dong sewa stylist pribadi gitu. Jadi dari atas sampe bawah ngga motif macan semua. Atau rambut blonde gak menentu. Atau pipi kerasnya hasil botox. Berdiri gagah dibelakang nama suami atau keluarga nya yang kaya raya trus menggunakan power nya untuk hal yang tidak penting. Misalnya membesarkan namanya untuk acara Charity yang belakangan ini terkuak bahwa itu ternyata palsu. Ataupun bayar akun blog sosialita agar diliput. Ataupun hal yang memalukan namun benar terjadi adalah beli puluhan&amp;nbsp; tas branded namun ternyata cicilannya ga dibayar-bayar.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin pikiran gue sempit, tapi tiap datang ke acara yang layaknya seperti masuk ke kandang binatang yang haus brand,&amp;nbsp; langsung pengen pulang. Gak suka aja berada di posisi dipretelin dari atas ke bawah. Gue gak pake brand mahal tapi tampang gue jauh lebih bagus dari lo deh. Si geng-geng para Sosialita KW ini kalo duduk satu meja isinya tas mereka semua, udah ga ada space lagi buat piring. Sekalian show off lah pasti kan takut juga pake tas mahal tapi orang orang gak liat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ada lagi sekarang geng anak-anak nya yang sifatnya mau ga mau sama. Gue samasekali gak keganggu dengan mereka pake tas 100 juta dan Heels puluhan juta itu. Bagus banget emang. Tapi lagak nya itu loh ampun. Gue gak mempermasahkan dengan barang mewah yang mereka pake, gue juga suka kok liatnya tapi jangan jadi ngerasa paling wah dan tanpa bicara mereka bisa bilang "Hi, gue nih sosialita muda". Huek. Pilih-pilih temen. Dia anaknya siapa, dia temennya siapa, dan lain halnya yang dimana semua kriteria untuk jadi temennya itu diukur dari harta. Doh. Ada satu pengalaman pribadi, dimana salah satu sosialita muda ini gak pernah mau nyapa gue walaupun kita udah dikenalkan puluhan kali. She knows me. I knew it. Orang ketemu ditempat yang sama tiap minggu masa masih buang muka juga? Nah. One day gue lagi beli botol sama temen gue. Dia nangkring di sebelah meja gue. Karena gue lagi baik hati dan MEMANG gue ini baik hati (maksa) karena jujur aja kita pesen botol kebanyakan, gue kasih shots yang banyak ke dia. Cekokin lah istilahnya. Entah,&amp;nbsp; mungkin beliin dia botol itu salah satu kriteria untuk jadi temennya ya? Langsung baik aja gitu sama gue. Ketemu di tempat dimana pun pasti nyapa. Buaik banget. Gue sih senyum senyum aja. Kalo tanpa bicara dia bisa ngomong "Hi, gue nih sosialita muda", kalau gue tanpa bicara pun bisa ngomong "Nah ini dia nih anak yang harganya gak lebih mahal dari shot Black Label (YES, that cheap)"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Balik lagi ke pembahasan sosialita KW. Kenapa sosialita KW? Karena mereka itulah yang menyebut dirinya sosialita. Sama seperti anak gaul yang menyebut dirinya gaul, orang jadi bisa liat kalau dia adalah gaul palsu. Nah, gaya sih ga ada bedanya sama ayam-ayam nya bule di Red Square tapi bedanya ini printilannya aja harga minimalnya 15 juta. Beda kelas, tapi setipe. Yang satu ngejar bule, yang satu ngejar duit. Contohnya lagi nih ya, yang bener-bener orang kaya nya itu pasti baik, tapi temen-temen nya itu yang belagu. Nah mereka ini yang Sosialita KW. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sosialita MY ASS.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-1371902193951751595?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/1371902193951751595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/11/sosialita-my-ass.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1371902193951751595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1371902193951751595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/11/sosialita-my-ass.html' title='Sosialita MY ASS'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-f-8nP4o1ju4/Ts3gB4xbqyI/AAAAAAAAAMQ/EFSmFY1sHnE/s72-c/diamonds.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-985099757654814927</id><published>2011-10-19T20:34:00.002+07:00</published><updated>2011-10-20T20:23:02.716+07:00</updated><title type='text'>Alter Ego</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AKaVpNHG2Tw/Tp7Rx-ofSCI/AAAAAAAAALw/ZBgGBBuFgRE/s1600/mirror.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-AKaVpNHG2Tw/Tp7Rx-ofSCI/AAAAAAAAALw/ZBgGBBuFgRE/s1600/mirror.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkenalkan,secara blak blakan. Ini adalah Alter Ego saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya banyak teman. Bukan membesar-besarkan, tapi benar saya memang punya banyak teman dari kelompok atau geng yang berbeda-beda. Bukannya sombong, tapi saya bener punya banyak kelompok. Salahnya, diantara banyak nya teman ini kenapa tetap merasa lonely?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan salah siapa siapa selain salah saya yang bisa merasa seperti itu. Saya terlihat sebagai orang yang sangat friendly dan cablak tapi sebenarnya saya tertutup dalam masalah pribadi. Kalau saya bisa cerita ke orang orang, berarti cerita itu bukan merupakan hal pribadi saya. Saya kadang bangun tidur suka panik sendiri hari ini saya mau pergi sama siapa. Siapa yang mau pergi sama saya? Padahal kalau di cek nama-nama orang di BBM, buanyak banget teman yang bisa diajak pergi. Tapi itu lah. Saya ngga tau ini tuh penyakit apa ya? Apakah saya segitunya sebagai orang yang socialized? Harus berada dikerumunan? Tapi sering kali saya lebih memilih pergi hanya dengan beberapa orang dibandingkan dengan segambreng orang secara bersamaan. Saya suka quality time dengan 2-3 teman saja. Tapi itu tetap masuk kategori socialized ya? Ok pada intinya sih saya kadang bingung dengan diri saya sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bingung. Kenapa saya suka merasa lonely? Teman banyak, sahabat juga selalu ada tapi tetap saya sering merasa lonely. Lunch time misalnya. Saya suka panik sendiri siapa yang mau lunch sama saya ya? Trus ajak salah satu teman. Pas dia ga bisa, saya langsung merasa lonely. Doh padahal stock temen lain juga ada kan? Entahlah. Bingung. Bingung. Bingung sama diri saya sendiri. Cowo juga ada. Tapi tetap aja begini. Cowo itu ga membantu saya untuk nggak merasa lonely. Ini tuh psikologiiiis yang terganggu atau emang sifat saya aja yang amat sangat terlalu needy? Terlalu haus perhatian? Manja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, saya juga kadang merasa minder. Saya merasa menjadi orang yang jauh dibawa standar saya. Entah apakah standar saya terlalu tinggi? Atau lingkungan saya yang memang fisiknya keterlaluan aduhai semua? Dimulai dari tubuh. Banyak orang bilang tubuh saya langsing tapi saya selalu merasa gemuk. Selalu merasa kurang dibandingkan yang lainnya. Sekarang sih saya lebih kontrol porsi makan dan mulai ikutan Pilates untuk mendapatkan tubuh kencang sesuai yang saya inginkan. Dulu waktu masih labil, wuih. dari Anorexia sampai Bulimia Nervosa sudah pernah mampir ke tubuh saya. Sekarang sih sudah tidak seperti itu tapi kadang perasaan minder secara fisik tetap ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minder lainnya adalah masalah pekerjaan. Saya masih jauh dibawah standar yang saya buat. Begitu besarnya ingin sukses tapi kadang suka merasa kok umur segini masih disini sini aja sih? Saya harus apa? Lari ke arah mana? Saya kadang merasa sangat tidak puas dengan diri sendiri. Dimulai dari fisik hingga karir. Semua nya serba kurang dan jauh dibawah rata rata.Apa ini gejala sebagai orang yang terlalu ambisius?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dibalik sifat acuh nya saya. Dibalik kepercayaan diri saya. Kaget ngga? Nggak keliatan ya saya ternyata begini? Tapi ini kadang-kadang. Kadang kumat kadang saya acuh aja. Nah. Normal? Apa jangan-jangan pribadi saya yang error ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Errrrrr................................................................................ &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-985099757654814927?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/985099757654814927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/10/my-alter-ego.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/985099757654814927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/985099757654814927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/10/my-alter-ego.html' title='Alter Ego'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-AKaVpNHG2Tw/Tp7Rx-ofSCI/AAAAAAAAALw/ZBgGBBuFgRE/s72-c/mirror.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-144323425912893491</id><published>2011-10-06T16:21:00.003+07:00</published><updated>2011-10-06T17:19:35.928+07:00</updated><title type='text'>Selalu ada Nyamuk di Balik Selimut. --&gt; Ngga tau hubungannya apa.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-59e_EtO4RRs/To14jyirnPI/AAAAAAAAALs/K5ejTm87kUg/s1600/multitasking.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-59e_EtO4RRs/To14jyirnPI/AAAAAAAAALs/K5ejTm87kUg/s1600/multitasking.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kerjaan saya itu menyenangkan. EVENT ORGANIZER di Kompas Gramedia Group of Magazine. Promosi dikit jadi Kompas Gramedia Group of Magazine inu punya EO mandiri namanya "ACT". Sama aja kayak EO lainnya yang mengerjakan berbagai event dari klien, tapi ini dibawah naungan Kompas Gramedia. Emang orang bilang percuma 4 tahun belajar Psikologi kalo taunya kerjaannya belok ke medan perang kayak gini. Tapi gimana ya, mungkin saya yang salah jurusan mustinya Marketing/Komunikasi tapi ya sudahlah yang penting sekarang saya mampu aja kerja begini tanpa harus lulus dari jurusan yang nyambung.Saya suka pekerjaan kelompok yang dimana tidak ada job desc yang tidak berkaitan dengan yang lainnya dan memiliki target bersama bukan individual. Untuk membuat suatu Event, setelah mendapat ide besar dari Klien, saya harus bercuap-cuap dengan tim kreatif yang akan membreak down ide besar ini menjadi satu konsep detail se detail-detailnya. Kemudian dari konsep detail ini saya serahkan ke tim produksi yang akan menghitung budget yang diperlukan untuk acara ini. Barulah setelah itu saya menyatukan dalam bentuk proposal dan persiapan mental untuk mempresentasikannya kepada Klien. Masuk pada masa persiapan, saya pun mulai nempel dengan tim design yang akan membuat semua design dimulai dari Poster, Spanduk, Baliho, Signage, dan printilan lainnya termasuk Layout Venue dalam bentuk 3D. Disinalah saya yang akan menjadi perantara layaknya tukang pos antara tim saya dengan Klien. Contohnya, Klien hubungi saya untuk minta tambahan produksi, saya yang membreak down keperluannya dan memberikan kepada tim produksi. Dari situ saya juga yang akan kasih budget tambahan yang didapat dari tim produksi ke Klien sampai dia ngangguk setuju. Begitu juga dengan design. Klien minta revisi dan saya yang membrief tim design revisi seperti apa yang diinginkan, kemudian kirim hasil revisi nya ke Klien sampai approval. Setelah approval hasil design saya berikan ke tim produksi untuk mulai di buat. Begitu terus sampai event dimulai. Kalau saat event, saya berubah menjadi Client Service yang dimana menjadi tumbal yang ditempel Klien dari persiapan sampai selesai acara. Complain Klien akan langsung ditujukan ke saya dan saya yang akan meneruskan ke Tim. Intinya sih tetap menjadi tukang pos. Garis besar pekerjaan saya itu lebih cocok disebut Communication Manager dibandingkan title yang tertulis di kartu nama saya, Account Executive. Jangan salah mengartikan Manager disini. Manager itu bukan maksudnya atasan dari semuanya. Boro boro atasan. Tapi yang me managing segala komunikasi internal dan ekternal (klien), jeleknya ya mirip sama tukang pos. Bolak balik kayak setrikaan. Tapi ya kerjaan begini yang saya suka. Ribet. Saya suka kerjaan yang ribet. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TAPI.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetap manusia ngga pernah puas ya. Kerja sebagai tukang pos ini menyita waktu saya. Intinya, kerjaan begini susah untuk senang-senang sama temen-temen karena pulang kerja kalau ga sudah larut malam, ya badan keropos karena kecapean. Inti permasalahan dari semua obrolan ini sebenarnya adalah: KAPAN GUE DAPET PASANGAN HIDUP KALAU BEGINI TERUS? sigh.........................................................&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-144323425912893491?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/144323425912893491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/10/selalu-ada-nyamuk-di-balik-selimut-ngga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/144323425912893491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/144323425912893491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/10/selalu-ada-nyamuk-di-balik-selimut-ngga.html' title='Selalu ada Nyamuk di Balik Selimut. --&gt; Ngga tau hubungannya apa.'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-59e_EtO4RRs/To14jyirnPI/AAAAAAAAALs/K5ejTm87kUg/s72-c/multitasking.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-8814623819792501351</id><published>2011-09-29T20:54:00.001+07:00</published><updated>2011-10-05T14:05:43.264+07:00</updated><title type='text'>Self Reflection</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Qg5NHGx23Cg/TowBtoNvd9I/AAAAAAAAAKA/J2ghXW8Y0HE/s1600/self+reflection.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-Qg5NHGx23Cg/TowBtoNvd9I/AAAAAAAAAKA/J2ghXW8Y0HE/s1600/self+reflection.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Gue bukan yang dulu titik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ga ada lagi ngerasa paling benar karena kenyataannya gue bukan yang paling benar&lt;br /&gt;Ga ada lagi ngerasa paling cantik karena terbukti banyak yang lebih cantik secara fisik&lt;br /&gt;Ga ada lagi memusuhi orang yang berbeda dari standard gue karena terbukti gue bukan yang terpintar&lt;br /&gt;Ga ada lagi pake baju as a hooker coz definitely i am not one of them&lt;br /&gt;Ga ada lagi over make up&lt;br /&gt;Ga ada lagi mabok sampe bangun-bangun dirumah orang karena lo bisa lihat sendiri lah gossip nya seperti apa&lt;br /&gt;Ga ada lagi nyetir sambil mabok biar nabrak motor yang lagi parkir dengan tenang jam 2 pagi ga terulang&lt;br /&gt;Ga ada lagi bulimia&lt;br /&gt;Ga ada lagi acted like a royal princess yang jijik pegang duit kotor&lt;br /&gt;Ga ada lagi jadi orang idealis yang berantem tiap dengar kritikan&lt;br /&gt;Ga ada lagi jadi orang yang jarang bilang tolong dan terimakasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sekarang dan dulu berbeda.&lt;br /&gt;Harus.&lt;br /&gt;Keliatan kan? *berbicara pada diri sendiri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-8814623819792501351?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/8814623819792501351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/09/self-reflection.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8814623819792501351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8814623819792501351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/09/self-reflection.html' title='Self Reflection'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Qg5NHGx23Cg/TowBtoNvd9I/AAAAAAAAAKA/J2ghXW8Y0HE/s72-c/self+reflection.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-6590271499514056340</id><published>2011-09-22T00:46:00.002+07:00</published><updated>2011-10-05T14:08:26.145+07:00</updated><title type='text'>.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-yyaGX3HjB8A/TowCVgB8J-I/AAAAAAAAAKE/l2rexo_tgik/s1600/workaholic.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-yyaGX3HjB8A/TowCVgB8J-I/AAAAAAAAAKE/l2rexo_tgik/s1600/workaholic.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;I'm not a workaholic.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-6590271499514056340?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/6590271499514056340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/09/blog-post.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/6590271499514056340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/6590271499514056340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/09/blog-post.html' title='.'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-yyaGX3HjB8A/TowCVgB8J-I/AAAAAAAAAKE/l2rexo_tgik/s72-c/workaholic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-6638014885812749992</id><published>2011-09-22T00:45:00.001+07:00</published><updated>2011-10-05T14:10:07.521+07:00</updated><title type='text'>Curhat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-QOdy9MALxG8/TowCwgkcWgI/AAAAAAAAAKI/zo1TMHrpq9U/s1600/grumpy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-QOdy9MALxG8/TowCwgkcWgI/AAAAAAAAAKI/zo1TMHrpq9U/s1600/grumpy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kerjaan gampang, pulang cepet, banyak waktu luang, gaji dikit ngomel.&lt;br /&gt;Ga kerja, waktu luang banyak banget, ga ada duit ngomel.&lt;br /&gt;Kerjaan seru, gaji oke, pulang malem tiap hari, ga ada waktu luang ngomel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau lo apa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-6638014885812749992?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/6638014885812749992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/09/curhat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/6638014885812749992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/6638014885812749992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/09/curhat.html' title='Curhat'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-QOdy9MALxG8/TowCwgkcWgI/AAAAAAAAAKI/zo1TMHrpq9U/s72-c/grumpy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-2692934778073173083</id><published>2011-07-25T20:48:00.001+07:00</published><updated>2011-10-05T15:08:30.239+07:00</updated><title type='text'>Perubahan 1</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-N6Z1xE3ArB4/TowQdbsbYHI/AAAAAAAAAKM/NyAGY4BH2gk/s1600/better.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-N6Z1xE3ArB4/TowQdbsbYHI/AAAAAAAAAKM/NyAGY4BH2gk/s1600/better.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Disini saya ingin share mengenai pemikiran yang sudah cukup sering saya pertanyakan kepada diri sendiri. Ada yang akan merasa kalau saya hanya sedang galau atau justru merasa ini adalah tahapan dalam pemikiran yang beranjak dewasa. Pemikiran ini merupakan kaca dalam melihat pantulan diri saya sendiri. Saya merasa sempurna padahal masih jauh dari sempurna. Bisa saya jabarkan sedikit banyak yang saya inginkan untuk diri saya kedepannya, salah satunya adalah: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Menjadi orang yang religius&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KEINDA RELIGIUS? Orang yang kenal saya pasti ketawa. Tapi bener. Mau sampai kapan hidup seenaknya begini terus? Sampai kapan tidak menghargai Tuhan? Enak jalan-jalan, hura-hura, sibuk kerja tapi sekali pun tidak menyentuh Sajadah. Padahal, Allah SWT selalu memberikan apa yang saya mau bagaimana pun bentuknya. Untuk yang tidak percaya Tuhan, pasti akan berkomentar bahwa semua yang saya dapatkan merupakan jerih payah saya sendiri, namun 98% saya masih merasa bahwa semua hal yang terjadi merupakan bantuan dari Nya. Saya tidak akan mengubah pola hidup saya, contohnya mabok di Dhooi diganti dengan duduk sila di Mesjid. Ga akan. Bukan perubahan seperti itu, namun lebih pada setidaknya saya tetap meluangkan waktu untuk bersyukur pada Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar akan pentingnya pendalaman agama sendiri itu muncul ketika melihat teman-teman saya yang pergi ke gereja. Bahkan saya sendiri pernah ikut nemenin ke gereja. Disitu saya takjub. Kala itu teman saya beragama Protestan sehingga ibadah nya banyak diselingi nyanyi-nyanyian. Penjiwaan akan rasa berterimakasih pada Tuhan terasa sekali disana. Disitu pula saya malu. Agama sendiri kok disingkirkan? Bahkan malah main ke gereja. Hebat memang. Disadarkan untuk ingat agama sendiri lewat agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya baru sadar pendalaman mengenai agama sendiri hampir tidak ada. Padahal Islam itu menarik sekali untuk dibahas. Saya pun punya keinginan. Setidaknya, Solat minimal 1 kali setiap hari nya. Satu lagi adalah,  membaca Al-Quran terjemahan Indonesia. Saya merasa jauh lebih penting  baca Al-Quran terjemahan daripada tulisan arab. Ngapain asal baca tapi  ngga ngerti maknanya? Membaca Al-Quran itu untuk memperdalam dan  mengerti arti Islam, bukan hanya sekedar menambah pahala. Masih terlalu  banyak pertanyaan mengenai agama Islam yang belum saya dapatkan  jawabannya. Contoh: Kenapa ngga boleh makan babi, kenapa harus puasa,  kenapa ketika tidak ada air boleh Wudhu dengan debu bersih padahal  tujuan Wudhu itu untuk membersihkan diri (setau saya), dan kenapa kenapa  lainnya. Semua peraturan itu memiliki alasan yang benar walaupun  kadang terdengar aneh, saya saja yang ngga ingin mencoba mengerti. Saya cukup malu ketika ngga bisa jawab pertanyaan  itu oleh teman-teman yang beda agama. Masa agama sendiri ga mendalami  sih? Ngapain punya agama kalo kayak gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah keinginan perubahan pertama saya demi memiliki hidup yang balance, yaitu Party Hard, Work Hard, Pray Hard.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-2692934778073173083?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/2692934778073173083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/07/perubahan-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2692934778073173083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2692934778073173083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/07/perubahan-1.html' title='Perubahan 1'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-N6Z1xE3ArB4/TowQdbsbYHI/AAAAAAAAAKM/NyAGY4BH2gk/s72-c/better.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-159613364739591403</id><published>2011-07-18T14:47:00.002+07:00</published><updated>2011-07-18T14:52:18.428+07:00</updated><title type='text'>My Goal</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Ch8lZx3_w2c/TiPkaJfamXI/AAAAAAAAAIY/hCyoowsrhjU/s1600/work" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-Ch8lZx3_w2c/TiPkaJfamXI/AAAAAAAAAIY/hCyoowsrhjU/s200/work" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-uZIx175Xl1E/TiPkh8f8DQI/AAAAAAAAAIc/9Yksvn3Jd4A/s1600/money.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="136" src="http://3.bp.blogspot.com/-uZIx175Xl1E/TiPkh8f8DQI/AAAAAAAAAIc/9Yksvn3Jd4A/s200/money.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-B-sL-f3jvck/TiPkodlQl8I/AAAAAAAAAIg/DPHP06G1wmQ/s1600/sleep" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-B-sL-f3jvck/TiPkodlQl8I/AAAAAAAAAIg/DPHP06G1wmQ/s200/sleep" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kapan saya bisa dapatkan ketiganya sekaligus? &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-159613364739591403?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/159613364739591403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/07/my-goal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/159613364739591403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/159613364739591403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/07/my-goal.html' title='My Goal'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Ch8lZx3_w2c/TiPkaJfamXI/AAAAAAAAAIY/hCyoowsrhjU/s72-c/work' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-8101303141556759317</id><published>2011-07-15T23:06:00.005+07:00</published><updated>2011-10-05T15:09:44.777+07:00</updated><title type='text'>Sang Tuan Putri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-BLiOE5lD-dc/TowQwDxzGzI/AAAAAAAAAKQ/fGy0C3O03XQ/s1600/ugly+princess.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-BLiOE5lD-dc/TowQwDxzGzI/AAAAAAAAAKQ/fGy0C3O03XQ/s1600/ugly+princess.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah seorang waria.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*** &lt;/div&gt;Maksud saya wanita.&lt;br /&gt;Atas permintaan tidak tertulis darinya,&lt;br /&gt;yaitu "TERUS PERHATIKAN SAYA"&lt;br /&gt;Maka satu post khusus dipersembahkan untuknya.&lt;br /&gt;Tentangnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Kata orang "Don't judge a book by its cover".&lt;br /&gt;Tapi kalo dari sampul bukunya aja udah jelek, ngapain beli?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya kira, cerita-cerita di novel dan film tentang anak muda yang menggambarkan sosok wanita menjijikan yang selalu merasa cantik, dikejar-kejar semua cowo, menarik, gaya, gaul, bisa berbuat apa saja karena orang akan minder padanya, diperhatikan banyak orang, cuma ada di cerita dongeng, sinetron dan film Hollywood saja. Miris. Saya bodoh. Tuhan memberi pencerahan bahwa dongeng memang nyata dengan mengirimkan saya untuk duduk di meja kantor yang letaknya hanya &lt;b&gt;5 meter dari dia&lt;/b&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambaran dirinya adalah seperti ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayangkan sesosok wanita berparas sedang. Keinginan memiliki wajah cantik memotivasi dirinya sehingga segala jenis make up malam diusapkan pada wajahnya, di pagi hari. Dengan rambut hasil catokkan minimal 1 jam sebelum kantor, baju yang sebisa mungkin mirip dengan yang ada di majalah, heels yang dikiranya orang tidak bisa menebak bahwa itu heels murah, dan tas yang dikiranya orang akan menebak bahwa itu tas mahal. Kelakuan nya yang merupakan "isi" dari sampulnya lebih fenomenal lagi. Saya percaya ia wanita normal yang memiliki rasa toleransi. Namun terlalu merasa ia yang paling populer atau paling asik jadi nya mengganggu sekitar, terutama saya. Bayangin aja. Dari awal saya mulai kerja, dia ga akan mau liat balik kalo lagi saya liatin, maksud dia hidupnya seperti artis yang dikenal semua orang. Saya itu tadinya pengen senyum, eh dia selalu buang muka. Trus disaat orang lagi utak-atik proposal yang butuh konsentrasi, dipasanglah lagu-lagu party masa kini dengan volume yang KERAS. Beberapa lagu, ia akan turut menyumbang suara. Bagaikan di ruangan karaoke terbuka tanpa mic. Lagu nya untuk dunia gemerlap, ditambah suara dia yang pitch control nya sangat tidak dijaga. Menganggu? Itu pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya anak baru di kantor. Belum saatnya belagu. Belum ada alasan juga untuk belagu. Tunggu sampai kerjaan beneran banyak dan butuh konsentrasi tinggi di pagi hari. Begitu dia pasang lagu dengan sumbangan suara cemprengnya, mari berduka bersama. Kita tunggu kotak tissue saya sampai di mukanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-8101303141556759317?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/8101303141556759317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/07/sang-self-centered.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8101303141556759317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8101303141556759317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/07/sang-self-centered.html' title='Sang Tuan Putri'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-BLiOE5lD-dc/TowQwDxzGzI/AAAAAAAAAKQ/fGy0C3O03XQ/s72-c/ugly+princess.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3481125776082594798</id><published>2011-05-19T17:38:00.001+07:00</published><updated>2011-10-05T15:12:26.602+07:00</updated><title type='text'>Untung Punya Blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tWnS-PaRMsI/TowRYqX-0yI/AAAAAAAAAKU/Q2AJH3hPOes/s1600/bored.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-tWnS-PaRMsI/TowRYqX-0yI/AAAAAAAAAKU/Q2AJH3hPOes/s1600/bored.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Bosen. Ngga kerja itu membosankan. Tapi saya samasekali tidak menyesal keluar dari perusahaan itu. Sama sekali tidak. I am a risk taker. Belom ada kerjaan tapi udah berani main keluar aja. Di perusahaan saya kerja kemarin, saya mulai merasakan hawa tidak sehat yang saya keluarkan di tempat kerja. I love the job. Saya enjoy sekali dengan teman kerja saya. Saya nyaman kerja disana karena dikelilingi oleh orang-orang yang membuat saya memiliki keluarga kedua. Hanya satu yang saya tidak sukai namun ternyata berpengaruh besar terhadap performa kerja, yaitu sistem managemen perusahaan. Saya tidak akan menjelaskan secara detail namun saya sebagai lulusan Psikologi Industri &amp;amp; Organisasi mempelajari betul adanya hubungan erat antara kesejahteraan dan performa kerja. Dulu hanya didapatkan secara teori dan kini saya rasakan sendiri. Ternyata, performa kerja yang sangat menurun seiring dengan penurunan pendapatan itu memenangkan segalanya. Lingkungan kerja yang sangat nyaman, pekerjaan yang sangat menarik tenggelam turun kebawah tanpa basa basi. Jadinya apa? Males kerja dan liat kantor langsung enek. Maka itu, saya merasa tidak akan berkembang di perusahaan tersebut dan memilih cabut secepatnya dan mencari pekerjaan baru. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;I am a risk taker. Nggak semua orang berani (atau bodoh) seperti saya yang belum ada back up plan kerja udah langsung resign. Sebenernya karena dari kemarin saya dipanggil terus untuk wawancara jadi saya makin lama makin nggak enak sama atasan untuk izin lagi lagi dan lagi. So, here I am. Tanpa pekerjaan. Menunggu kabar dari perusahaan a b c dan d yang sudah saya lalui tahapan wawancaranya dan masih terus mencari pekerjaan baru. Jadilah sekarang saya ikut bantu-bantu temen urusin event dan nimbrung meeting orang. Saya sekarang itu masih di tahap pencarian tentang apa yang sebenarnya saya sukai. Apa yang saya minati. Apa yang saya inginkan. Masalahnya disini, obsesi menjadi HRD baru saya sadari ternyata hanyalah perasaan tanggung jawab saya setelah lulus sebagai Psikologi Industri &amp;amp; Organisasi. Dilihat dan ditelaah, saya sebenarnya lebih ke Marketing namun "mungkin" stuck dengan kata-kata HRD itu sendiri. Tapi yah, u will never know if u never try kan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini teman saya lagi pada meeting dan saya malah ngedumel. Untung punya blog.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3481125776082594798?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3481125776082594798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/05/untung-punya-blog.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3481125776082594798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3481125776082594798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/05/untung-punya-blog.html' title='Untung Punya Blog'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-tWnS-PaRMsI/TowRYqX-0yI/AAAAAAAAAKU/Q2AJH3hPOes/s72-c/bored.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-8485181574944699970</id><published>2011-05-17T01:01:00.002+07:00</published><updated>2011-10-05T15:15:16.430+07:00</updated><title type='text'>Zodiak Itu Kepercayaan yang tidak bisa diukur kebenarannya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-hlfngos1z90/TowSCr2mD8I/AAAAAAAAAKY/qyO8S-exWLs/s1600/zodiac.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-hlfngos1z90/TowSCr2mD8I/AAAAAAAAAKY/qyO8S-exWLs/s1600/zodiac.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak percaya zodiak? Saya salah-satu nya. Saya tidak percaya orang-orang yang kebetulan lahir di bulan yang sama bisa memiliki sifat dasar yang sama. Namun saya percaya&amp;nbsp;zodiak dari jaman dulu sampai jaman modern merupakan suatu kepercayaan yang cukup mempengaruhi tingkah laku seseorang. Namun tingkah laku seseorang ini bukan merupakan tingkah laku bawaan seperti yang dipercayakan oleh orang-orang yang saya kenal, namun merupakan tingkah laku yang didasari dari lingkungan. Dari kecil si anak yang lahir di bulan November udah di brainstorming mengenai sifat-sifat bawaan orang dengan bintang Scorpio. Maka terbentuklah ia menjadi seseorang dengan sifat yang sering diajukan padanya. Masuk remaja mulai suka baca sifat bawaan dari tiap zodiak dan membenarkan sifat yang ada didirinya persis seperti yang dijelaskan di majalah. Pengaruh tingkah laku dalam memilih pasangan pun ikutan berperan. Ini yang annoying. Bukannya apa-apa, bintang saya Aries. Coba baca di majalah dan website mengenai sifat Aries. Kebanyakan jeleknya. Egois, galak, emosian, dll. Nanti dulu, sebelum anda membenarkan sifat saya seperti itu, temui dulu keluarga saya, The Fauris. Ini kita abang-ade sampe nyokap emang ga ada yang punya sifat kalem. Beringas semua. Lingkungan keluarga&amp;nbsp;yang membentuk saya seperti ini, bukan Zodiak. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau diulik dari sejarahnya, zodiak merupakan kepercayaan dari suku Assyria dari Near East. Sama seperti tanggalan akurat yang sekarang kita pakai, nama-nama zodiak juga berasal dari agama mereka yang kemudian dikembangkan oleh orang Yunani. Orang Yunani percaya bahwa nasib seseorang ditentukan dari tanggalan kelahirannya dan dewa atau pahlawan yang melindunginya (simbol zodiak).&amp;nbsp;Akibat penemuan mengenai Zodiak ini cukup menarik, astrologi modern tetap mencoba mengembangkan dan mempertahankannya. Hingga kini,&amp;nbsp;dengan mudahnya dipercayakan sebagai tolak ukur sifat dasar kita. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atas kesok-tahuan saya, saya masih ingin menjelaskan bahwa sifat bawaan itu tidak ada hubungannya dengan Zodiak. Namun sifat yang dibentuk akibat dari lingkungan dengan mempelajari secara detail mengenai sifat masing-masing zodiak ini yang berperan penting. Bagaimana seseorang bisa sampai merasa memiliki kembaran dengan sifat yang sama karena memiliki tanggal kelahiran di bulan yang sama? Karena sama-sama belajar mengenai sifat dari zodiak yang sama. Bukan tandanya nggak percaya zodiak saya nggak pernah baca artikel mengenai zodiak. Dalam memilih pasangan, saya cukup sering mempelajari zodiaknya karena positif pola berpikirnya terpengaruh dari zodiak yang ia telah pelajari. Jadi, kamu zodiak nya apa tadi?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-8485181574944699970?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/8485181574944699970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/05/zodiak-itu-kepercayaan-yang-tidak-bisa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8485181574944699970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8485181574944699970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/05/zodiak-itu-kepercayaan-yang-tidak-bisa.html' title='Zodiak Itu Kepercayaan yang tidak bisa diukur kebenarannya'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hlfngos1z90/TowSCr2mD8I/AAAAAAAAAKY/qyO8S-exWLs/s72-c/zodiac.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-5202840367965786658</id><published>2011-05-04T12:13:00.001+07:00</published><updated>2011-10-05T15:17:48.891+07:00</updated><title type='text'>Kronologis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-szS8kwyKJZY/TowSos94MNI/AAAAAAAAAKc/saZ1yE-bDY8/s1600/loser.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-szS8kwyKJZY/TowSos94MNI/AAAAAAAAAKc/saZ1yE-bDY8/s1600/loser.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Harimau Jantan ini suka sekali dengan tantangan. Ia selalu ingin menang. Hidupnya keras. Tidak ada yang mengerti dirinya termasuk dirinya sendiri. Ia membenci dirinya. Banyak yang membenci dirinya. Teman perkumpulannya pun bermuka dua kepadanya. Hanya rasa iba dan takut ia akan mematikan dirinya sendiri. Kelakuannya yang menyebabkan ia membenci bayangan dirinya sendiri.&amp;nbsp;Seekor harimau betina&amp;nbsp;termasuk didalam tantangannya. Namun ketika ia sudah merasa menang, ia pun pergi tanpa kejelasan dan mencari tantangan lainnya. Ia hidup dalam balutan masa lalu. Masa lalu yang menenggelamkan masa kini dan masa depannya. Masa lalu yang memblok dirinya untuk berkembang. Masa lalu yang&amp;nbsp;dirasanya merupakan masa lalu terberat dibandingkan harimau jantan lainnya. Sampai suatu hari nanti, harimau jantan ini ditemukan sudah berbangkai. Terbelenggu oleh keinginan dari masa lalunya yang tidak tercapai. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-5202840367965786658?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/5202840367965786658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/05/kronologis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5202840367965786658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5202840367965786658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/05/kronologis.html' title='Kronologis'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-szS8kwyKJZY/TowSos94MNI/AAAAAAAAAKc/saZ1yE-bDY8/s72-c/loser.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-2802925709475482662</id><published>2011-04-05T17:13:00.005+07:00</published><updated>2011-10-05T15:21:34.210+07:00</updated><title type='text'>The Tank</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-A2oXuHk55eE/TowTe2IMuDI/AAAAAAAAAKg/JQyg10QAoXY/s1600/headphones.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-A2oXuHk55eE/TowTe2IMuDI/AAAAAAAAAKg/JQyg10QAoXY/s1600/headphones.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;I should not concern you. &lt;br /&gt;I should not listen. &lt;br /&gt;You've always ignored the people who&amp;nbsp;really cared on you until the time&amp;nbsp;you wanted to be noticed. &lt;br /&gt;Live undermined by your old stories. &lt;br /&gt;Spread the news how great your job. &lt;br /&gt;Spread the news how you can stand on&amp;nbsp;your own. &lt;br /&gt;Until one day you realize that in fact humans also need affection.&lt;br /&gt;Where the money you collected was silent. &lt;br /&gt;When you realized that money cannot ask "hey how's your day?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You are not a tank. You are a human.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-2802925709475482662?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/2802925709475482662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/04/tank.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2802925709475482662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2802925709475482662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/04/tank.html' title='The Tank'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-A2oXuHk55eE/TowTe2IMuDI/AAAAAAAAAKg/JQyg10QAoXY/s72-c/headphones.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3461401770606860662</id><published>2011-03-01T10:32:00.010+07:00</published><updated>2011-10-05T15:28:59.245+07:00</updated><title type='text'>Kos Versi Keinda Bagya Prameshwari Fauri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Fqg6d_PfQpQ/TowVMLq741I/AAAAAAAAAKk/Wl2XXNd3OjY/s1600/luggage.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-Fqg6d_PfQpQ/TowVMLq741I/AAAAAAAAAKk/Wl2XXNd3OjY/s1600/luggage.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Tahun 2006. Saya masuk universitas di UI Depok. Biar berasa jadi anak kuliahan dengan kesederhanaannya saya pun memilih untuk mencari kos-kos an. Sempat pula saya putus asa dan memilih untuk pulang-pergi naik mobil aja karena ternyata semuuuuuaaa kos yang saya temui WC nya JONGKOK. Anak mami nih. Banyak mau. WC harus duduk dan kamar full AC.&amp;nbsp;Ditemuilah tempat kos yang menyanggupi kriteria saya. Tapi jalan kaki dari kos ke kampus 15 menit + &lt;u&gt;nyebrang jalan&lt;/u&gt;. Lah gua mana bisa nyebrang? Solusinya jadilah si Selene Siregar&amp;nbsp;anak baru juga yang baru saya kenal "setan-setanin" untuk kos di tempat saya juga karena WC dan AC itu mutlak adanya. Kalau masalah nyebrang jalan saya masih bisa pinjem tangan orang, nggak peduli mau tangan tukang parkir sekali pun. WC, AC, teman nyebrang: sudah terpenuhi. Ternyata si Selene mengajak 1 teman lagi untuk kos di tempat saya. Cindy,&amp;nbsp;keturunan Chinese. Selene campuran Jerman. Saya, Indonesia tulen. Lucu kalo dilihat jalan bareng. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan memang sayang sama saya. Tempat kos itu tepat bersebelahan dengan rumah tante yang sebenernya, baru tahu namanya saat mama minta tolong dia untuk menjaga saya selama di kos. Hasilnya? Tiap pagi makanan enak dianter untuk sarapan. Namun ternyata masih ada kendala. Kos tidak ada pembantu seperti dirumah yang bisa beresin tempat tidur, nge pel, dan sikat kamar mandi. Selene &amp;amp; Cindy sih mandiri. Tapi mereka menolak untuk membersihkan kamar mandi saya juga (ya iyalah). Dasar anak manja, saya bayar deh si Emak. Panggilan sayang kita pada penjaga kos yang badannya BESAR. Bukan gendut, tapi besar. Yes. Lebih seram dari satpam. Lebih galak dari ibu tiri di sinetron. Tapi baiknya bukan main sama kita, terutama sama saya. Money talk. Tiap minggu kamar saya bersih dan wangi. Tidak jarang juga cemilan mampir ke kamar saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemanan saya, Selene, dan Cindy menjadi semakin erat. Kita menjadi saling mengerti satu sama&amp;nbsp; lain. Yang ingin saya sampaikan sebenernya: mereka sudah sangat mengerti saya. Setiap saya teriak dari dalam kamar, kadang&amp;nbsp;Selene datang refleks bersama dengan sapu. Bukan untuk bersih-bersih, ingat dia&amp;nbsp;sahabat bukan pembantu. Tapi saya itu jijik banget sama kecoa dan cicak. Dia tahu benar pasti saya minta dia usirin atau bunuh. Hebat kan? Kadang saya jahat juga ketika posisi dia sudah diluar kamar dengan cicak di sapunya saya tutup juga pintu nya supaya cicak nggak masuk lagi. Cindy, otak nya memang luar biasa siap men tutor saya kapanpun saya minta. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini saya merasa beruntung. Tuhan tahu betul saya manja nya seperti apa. Dikirimkanlah orang-orang ini untuk membantu saya. Namun akhirnya satu hal saya pelajari dari kos disini: menjadi orang yang sangat berani nyebrang jalan. Selebih nya? Sama saja. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3461401770606860662?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3461401770606860662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/03/kehidupan-saya-di-kos.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3461401770606860662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3461401770606860662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/03/kehidupan-saya-di-kos.html' title='Kos Versi Keinda Bagya Prameshwari Fauri'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Fqg6d_PfQpQ/TowVMLq741I/AAAAAAAAAKk/Wl2XXNd3OjY/s72-c/luggage.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-283343502620068645</id><published>2011-02-24T16:32:00.012+07:00</published><updated>2011-10-05T15:30:29.511+07:00</updated><title type='text'>Dari Otak Turun Ke Twitter</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-yF4rW0_XEgs/TowVnUIbrlI/AAAAAAAAAKo/ZQmepJ1C76M/s1600/twitter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-yF4rW0_XEgs/TowVnUIbrlI/AAAAAAAAAKo/ZQmepJ1C76M/s1600/twitter.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Introduction: &lt;br /&gt;1. RETWEET digunakan untuk forward tweet teman kita.&lt;br /&gt;2. Bila ingin menjawab tweet teman, gunakan REPLY.&lt;br /&gt;Terimakasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;****﻿&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Twitter adalah social networking. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Social networking yang sangat berhasil dalam membuat penggunanya menempatkan Twitter sebagai penyampai pesan dari otak. Sekarang pesan dari otak nggak usah ke mulut, tapi ke tangan untuk mencet keyboard. Apa saja yang sedang melintas di otak langsung di tweet. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Hungry as a mofo"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Gemeeesssss....."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Giliran kosong malah gak betah nyari2 kerjaan.."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Aneh!!"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Biasa aja kali mbak tampangnya buset"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(isi tweet teman-teman saya, 24 Februari 2011)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasti pengguna twitter sering baca timeline seperti ini, termasuk anda juga mungkin.&amp;nbsp;Twitter awalnya saya melihat sebagai media untuk&amp;nbsp;bertukar informasi. Tapi sekarang&amp;nbsp;bergeser menjadi penyampai pesan dari otak. Tahun lalu saya masih menggunakan twitter sebagai media curhat. Jalan sama siapa, dimana, pasti saya tweet. Tidak jarang juga emo tweet yang berupa luapan emosi dari hati yang males dikeluarkan. Sekarang, saya berusaha untuk tidak menggunakan twitter untuk luapan amarah. Karena itu twitter saya tidak log in terus, biar sekali marah nggak langsung nge tweet. Susah banget ngontrol nya, karena twitter itu addicted. Pasti semua pengguna twitter setuju.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alasan untuk mengontrol, karena saya merasa dengan adanya twitter orang-orang jadi kurang terbuka. Twitter digunakan untuk pelampiasan perasaan. Lagi kesal dengan seseorang namun nggak enak untuk diungkapkan, jatuhnya ngomel di twitter. Naksir sama seseorang, mengungkapkan secara implisit di twitter. Twitter&amp;nbsp;digunakan sebagai wakil dari&amp;nbsp;mulutnya untuk berbicara. Twitter melahirkan orang menjadi introvert. Saya sering menemukan teman saya yang tidak menjawab telpon tapi update terus di twitter (mungkin saya segitu annoying nya ya?). Selain itu, twitter sebagai pencetus munculnya suatu masalah. Pernah karena twitter teman saya jadi marah besar. Saya meledek-ledek umurnya yang masih kecil, kemudian dia marah. Marah banget. Jangan tertawa. Sampai sekarang saya juga masih bingung kenapa dia segitu nya ingin terlihat tua. Akibat kita seenaknya nge tweet, orang jadi tersinggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua pengguna twitter di Indonesia menggunakan Blackberry. Dulu, kita ngobrol lewat Blackberry Messager (BBM). Sekarang? Kadang kita tanya di Twitter&amp;nbsp;@xwys lagi dimana? Ikut yuk kita lagi di Pothead. Padahal bisa BBM an kan? Tanpa sadar kita&amp;nbsp;mencari eksistensi. Apalagi @xwys itu cukup dikenal banyak orang. Ngapain BBM kalau di twitter semua orang bisa baca? Ini pemikiran eksplisitnya tapi banyak yang tanpa sadar orang melakukan itu. Eksistensi merupakan tujuan utama dari twitter, tanpa disadari. Saya pun bingung melihat percakapan dua orang di twitter yang jelas-jelas mereka itu pengguna Blackberry. Twitter kok buat ngobrol, mungkin akan stop ngobrol begitu tahu berapa jumlah followers dia yang mute account nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dibalik kekurangan munculnya twitter ini tetap tidak mengubah saya untuk berhenti menggunakannya. Saya membutuhkan twitter untuk tahu informasi baru. Saya butuh twitter untuk mengetahui kegiatan orang-orang (baca: kepo). Saya butuh twitter untuk menemani saya kala bosan.&amp;nbsp;Dan dibalik ke sok tauan saya, saya tetap mau memberikan masukan.&amp;nbsp;Jangan tweet kalau lagi mabok, orang yang&amp;nbsp;sesama mabok pun&amp;nbsp;liatnya norak. Jangan tweet ngomel-ngomel mulu, kayak nggak punya temen untuk curhat. Satu lagi, stop deh nyindir orang sesama pengguna twitter. Saya dulu sering kayak gitu, sekarang baca nya lagi saya pun merasa kampungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tandanya dengan nulis ini saya tidak melakukan hal-hal diatas. Tulisan ini&amp;nbsp;merupakan refleksi diri saya sendiri sebagai pengguna twitter. Tulisan ini bukan hanya untuk membahas penggunaan twitter akhir-akhir ini saja, dan bukan hanya untuk orang lain namun sebagai alarm bagi diri saya untuk tidak menjadi salah satu orang&amp;nbsp;yang menggunakan istilah&amp;nbsp;"dari otak turun ke twitter". Mudah-mudahan anda juga ya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-283343502620068645?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/283343502620068645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/dari-otak-turun-ke-twitter.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/283343502620068645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/283343502620068645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/dari-otak-turun-ke-twitter.html' title='Dari Otak Turun Ke Twitter'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-yF4rW0_XEgs/TowVnUIbrlI/AAAAAAAAAKo/ZQmepJ1C76M/s72-c/twitter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-2275121249915215942</id><published>2011-02-18T10:45:00.004+07:00</published><updated>2011-10-05T16:06:16.486+07:00</updated><title type='text'>Pacaran = Dependent?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YsFsGvi9rm0/ToweAVEzb-I/AAAAAAAAAKs/9pA4pZaiBqA/s1600/love.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-YsFsGvi9rm0/ToweAVEzb-I/AAAAAAAAAKs/9pA4pZaiBqA/s1600/love.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bukan melecehkan, tapi jadi ingat saat awal saya mencetuskan ide untuk buat blog ini, apa yang dikomentari oleh&amp;nbsp;pacar saya saat itu? "Norak lo". KISS MY ASS NOW.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalani apa yang kita inginkan tanpa menghiraukan pihak lain itu ada baiknya. Hanya diri kita sendiri yang mampu melihat apa yang kita miliki, apa yang disukai, dan lainnya. Saya suka menulis, makanya saya bikin blog. Saya suka piano, maka itu saya les. Bahkan dalam memilih teman, saya keep orang-orang yang suka party, karena saya suka dunia malam. Manusia dibesarkan oleh lingkungannya, dalam arti suatu individu pasti membutuhkan individu lain. Tapi bukan tandanya suatu individu mengikat individu lain dalam menjalani seluruh kehidupnya. Ikatan antar individu sebut saja ibu dan anak atau suami dan istri. Ikatan yang seolah menyatu dalam jiwa ini tetap saja memiliki batasan. Ibu dan anak sekalipun, dalam kamus saya, tidak ada seorang ibu pun yang pantas dalam mengatur anaknya harus nikah dengan siapa. Anak dibesarkan agar bertindak dewasa tapi sang ibu sendiri yang menarik kedewasaannya itu sendiri. Egois kalau saya bilang. Disamping itu, ikatan suami istri juga sama dalam memiliki batasan. Tidak ada suami yang pantas dalam menyuruh istri nya layaknya budak. Istri itu bukan alat, Honey.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalian yang sedang baca ini mungkin cuma bilang "ya ya, bener juga". Sekarang lihat sekeliling, atau tidak usah pusing, lihat diri sendiri. Jangan-jangan kalian termasuk salah satunya? Masih banyak orang pacaran yang mengikat diri dengan pasangan terlalu erat. Keterlaluan eratnya sampai hampir seluruh kehidupan dijalani atas arahan pasangan dan melangkahi hak pribadi pasangan. Dari masa pacaran aja udah&amp;nbsp;ngatur si cewe nggak boleh temenan sama temen cowonya, atau si cewe men-delete contact cewe-cewe di HP cowonya, dan&amp;nbsp;lainnya. Sekarang saya tersadar bahwa ternyata cukup banyak momen bersama teman-teman yang hilang karena saya pacaran. Sekali nya saya bersama teman-teman sedang bersenang-senang, pulangnya saya berantem&amp;nbsp;sama pacar. Kita, termasuk saya tidak&amp;nbsp;menyadari ketika sudah memasuki wilayah insecure kita. Rasa&amp;nbsp;takut yang berlebihan akan pacar yang bersenang-senang kelewat batas,&amp;nbsp;hingga rasa&amp;nbsp;kesal karena pacar tidak memperhatikan kita disaat dia sedang bersama teman-temannya. Ke egoisan ini juga terjadi pada saya, dan saya menyadari nya dikala saya sedang tidak berpacaran. Berpacaran melahirkan rasa memiliki tanpa batas. Susah untuk disadari, karenanya sebutan cinta membutakan itu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran bukan tandanya bisa seenaknya melarang pacarnya lanjut kuliah diluar negeri dengan alasan takut long distance. Pacaran bukan tandanya bisa melarang ia pergi bersama teman-teman lawan jenisnya. Pacaran bukan tandanya hidupnya adalah hidup kita. Semua masih ada batasnya, kita yang terlalu insecure ia lepas dan berpaling ke yang lain. Pacaran itu era pembelajaran. Belajar&amp;nbsp;untuk memiliki kepercayaan terhadap pasangan, sehingga kita tidak perlu bersifat mengekang. Belajar ketulusan dalam menyayangi pasangan, agar kita tidak merasa insecure dikala ia sedang sibuk. Belajar dewasa agar kita tidak banyak menuntut. Yang terpenting&amp;nbsp;dan sering kita lupa adalah kemandirian, agar tanpa dia kita tetap bisa hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You are independent.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-2275121249915215942?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/2275121249915215942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/i-am-independent-say-it.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2275121249915215942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2275121249915215942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/i-am-independent-say-it.html' title='Pacaran = Dependent?'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-YsFsGvi9rm0/ToweAVEzb-I/AAAAAAAAAKs/9pA4pZaiBqA/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3532412032449715219</id><published>2011-02-14T16:12:00.020+07:00</published><updated>2011-10-05T16:11:24.293+07:00</updated><title type='text'>Bicara Tentang Agama... Dari Sudut Pandang Saya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lFIUApFpI5c/TowfLljlqPI/AAAAAAAAAKw/x0_desGtAQQ/s1600/one.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-lFIUApFpI5c/TowfLljlqPI/AAAAAAAAAKw/x0_desGtAQQ/s1600/one.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Agama saya Islam. Tapi menurut saya semua agama yang menyembah Tuhan itu benar. Kenapa saya Islam? Selain didikan dari kecil,&amp;nbsp;ini merupakan pilihan dari diri mengenai bagaimana cara saya berkomunikasi dengan Tuhan, Allah SWT. Tuhan itu satu. Dari berbagai agama, semua menyembah satu Tuhan, Tuhan yang sama, dengan penyebutan yang berbeda dengan cara sudut pandang dan cara berkomunikasi dengan Tuhan-Nya yang beragam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan agama itu tidak hanya seputar ilmu sejarah agama nya sendiri, namun juga harus mendidik untuk saling menghargai penganut agama lain. Saling menghargai ini yang sulit diterapkan. Kelompok agama mayoritas di seluruh dunia mana pun pasti mencibir kelompok agama minoritas. Membentuk keharmonisan antar agama&amp;nbsp;saya rasa&amp;nbsp;memang&amp;nbsp;sulit. Di satu sisi dalam diri masing-masing sudah memiliki kepercayaan bahwa agamanya yang paling benar. Namun di sisi lain harus menurunkan ego masing-masing dengan terbuka adanya perbedaan sudut pandang dari agama lain. Sampai kini saya merasa bahwa orang yang berpendidikan lah yang mampu menjaga keharmonisan ini. Bagi orang yang tidak berpendidikan, hanya ego nya yang berbicara. Dari ego tentang agama sendiri itu yang kemudian diterapkan ke anak cucunya, kemudian melahirkan sekumpulan orang-orang&amp;nbsp;yang bersifat radikal terhadap agama lain.&amp;nbsp;Saya rasa&amp;nbsp;karena alasan ini Ormas agama di Indonesia kelakuannya sarap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari penjelasan diatas, ada satu hal mengenai jalan pikir perbedaan agama yang tidak memandang latar belakang pendidikan, yaitu&amp;nbsp;perkawinan. Orang tua di&amp;nbsp;Indonesia, atau diluar juga seperti itu, saya tidak terlalu ngerti, sering kali tidak memperbolehkan anaknya nikah dengan calon pasangan yang berbeda agama. Mau anaknya sudah cinta mati, atau sudah berpacaran 7 tahun tetap saja orang tuanya heboh dan&amp;nbsp;mengekang anaknya&amp;nbsp;seakan sang anak tidak akan dewasa.&amp;nbsp;Alasannya mampu mereka jabarkan secara panjang lebar dengan bahasa yang sok pintar.&amp;nbsp;Bisa&amp;nbsp;karena di agama mereka sendiri melarang, kasihan pada keturunan mereka nantinya yang akan bingung mana agama yang benar, sampai karena negara kita ini melarang. Resultnya adalah calon pasangan anaknya harus pindah ke agama nya. Ingin saya&amp;nbsp;tanyakan kepada mereka, "Jadi anda membiarkan calon pasangan anak anda untuk melangkahi Tuhan-Nya demi manusia?" dan&amp;nbsp;"Melepas Tuhan-Nya demi ego anda?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa membicarakan kebenaran agama itu selalu sensitif?&amp;nbsp;Sebenarnya kesensitifan itu muncul karena bila kita membicarakan agama, terkesan menjadi menyalahkan agama itu sendiri. Padahal, terutama saya, membicarakan agama&amp;nbsp;bukan tandanya menyalahkan agama sendiri dan orang lain, namun&amp;nbsp;menyalahkan penganut nya yang membuat dunia terkotak-kotak oleh agama. Kalau dua manusia tidak dapat disatukkan karena perbedaan agama, menurut saya ini salah penganut nya. Yakin 100% Tuhan tidak akan mengkotakkan orang yang jatuh cinta karena perbedaan agama, toh sama-sama menyembah dirinya. Hanya cara nya saja yang berbeda. Manusia yang egois. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau dua&amp;nbsp;manusia jatuh cinta tidak dapat disatukan karena perbedaan agama,&amp;nbsp;apakah agama dilahirkan untuk memisahkan manusia? Atau manusia yang mendahului keputusan Tuhan-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi para orang tua yang masih belum membuka mata, tolong jawab pertanyaan saya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3532412032449715219?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3532412032449715219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/bicara-tentang-agama-dari-sudut-pandang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3532412032449715219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3532412032449715219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/bicara-tentang-agama-dari-sudut-pandang.html' title='Bicara Tentang Agama... Dari Sudut Pandang Saya'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-lFIUApFpI5c/TowfLljlqPI/AAAAAAAAAKw/x0_desGtAQQ/s72-c/one.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-5911365489628821576</id><published>2011-02-07T17:45:00.002+07:00</published><updated>2011-02-14T15:12:46.274+07:00</updated><title type='text'>Labeling</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/TU_CoekU6iI/AAAAAAAAAIU/7Mmx3po3lbU/s1600/siluet.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" h5="true" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/TU_CoekU6iI/AAAAAAAAAIU/7Mmx3po3lbU/s200/siluet.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;"Hidup glamor memicu seseorang menjadi selektif memilih teman berdasarkan apa yang ia miliki"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khususnya pada wanita. Begitu ia diperkenalkan oleh seseorang, obrolan akan berlanjut bila orang itu menenteng tas mahal. Hermes Birkin, Chanel 2.55, Balenciaga, Alexander McQueen Novak, Marc Jacobs, Fendi, Louis Vuitton Speedy, Prada, dan sejenisnya.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keinginan untuk diakui sebagai kelompok "atas" membuat perempuan haus&amp;nbsp;untuk membeli tas dengan brand yang mewah. Labeling, sebuah kata yang sangat berperan di lingkungan sosial. Membentuk seseorang untuk mengejar labeling tertentu untuk dikenal orang. Di lingkungan saya bergaul, sering kali orang disekitar yang saya belum dan sudah kenal memilih labeling atas dirinya sebagai "orang kelas atas". Tas branded adalah hal yang paling utama. Saya sangat mewajarkan untuk orang-orang yang selalu mengejar tas branded, karena tas dengan brand yang mahal itu dari segi model hingga kualitasnya sangat memuaskan. Saya kalau ada duit lebih, pasti akan memilih tas&amp;nbsp;Chanel dibandingkan tas Topshop. Namun bukan kualitas yang ingin saya&amp;nbsp;angkat disini, melainkan tas branded yang selalu berhasil mengangkat reputasi seseorang.&amp;nbsp;Seorang wanita yang menenteng tas&amp;nbsp;Hermes Birkin (versi asli tentunya) akan&amp;nbsp;lebih dilihat orang lain dibandingkan wanita yang menenteng tas yang ngga jelas&amp;nbsp;brand nya.&amp;nbsp;Sedih lihat kondisi seperti ini? Ini fakta. Saya hidup di Jakarta sehingga saya melihat dari segi wanita muda di Jakarta, saya tidak tahu kalau diluar negeri seperti apa kondisinya. Tentu tidak semua wanita muda di Jakarta seperti ini. Hal ini terjadi hanya di tempat pusat kota anak Jakarta bergaul. Potato Head, Loewy, Dragonfly, Social House, Jack Rabbit, dan sejenisnya. Tempat-tempat ini isinya minuman-minuman dengan harga kelas atas. Mereka men-set tempat itu untuk didatangi kaum kelas atas. Dari harga dan tempatnya yang high class, yang suka bersosialisasi dengan menguras uang akan menyukai tempat ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Labeling, sekali lagi berperan penting untuk orang-orang yang suka bersosialisasi di tempat mewah. Semua orang mengejar labeling tertentu. Hal yang saya sesali adalah, orang-orang yang yang berada di kelas atas dan kelas sok atas memilih teman berdasarkan latar belakang keluarnya, tas yang ia pakai, mobil yang ia punya, jam tangan yang ia miliki, dan perlengkapan lainnya. Untung teman saya nggak ada yang seperti itu. Ada sih yang "ingin" seperti itu tapi toh dia tetap mau temenan sama saya yang nggak selalu pakai barang mewah. Waktu saya kehilangan tas di Blowfish beberapa bulan lalu, selagi heboh seluruh security dan teman saya mencari hingga ke pelosok ujung meja, muncul seorang cewe yang temen nya temen saya. Cantik, rambut bagus, tas Gucci (sudah kebaca dia tipikal anak pengejar labeling "atas"), menghampiri dan bertanya "Tas nya hilang? Merek apa sih emangnya?". Saya&amp;nbsp; menjawab ngasal "LV paling baru gue baru beli". Dengar saya bilang gitu dia langsung heboh. Padahal tas yang ilang saya cuma beli $5, barang sale di Perth. Setuju nggak kalau dia secara&amp;nbsp;nggak&amp;nbsp;langsung minta ditendang kaki nya pake heels dan dijambak sampai pitak? Situasi seperti itu pun masih ada labeling penting atau tidaknya&amp;nbsp;tas itu hilang. Kalau kalian suka ke tempat-tempat yang saya sebutkan diatas, pasti sering lihat orangnya. Saya juga sering lihat, sampai sekarang masih sapa menyapa kalau ketemu dan kadang ngobrol basa basi. Tapi dia, untuk jadi teman saya? Tidak akan. Dia terkenal memilih teman berdasarkan status sosialnya, semakin tinggi, semakin&amp;nbsp; ia terima. Saya, memilih untuk menjauhi orang dengan kriteria milih-milih teman model seperti itu. Kampungan, kayak orang kaya baru dan noraknya maksimal. Bukan dia saja, banyak yang saya temui seperti itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pekerjaan? Selevel sama saya. Duit banyak darimana? Orang tua. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Trus dependent kayak gitu lo banggain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhhhhh.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-5911365489628821576?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/5911365489628821576/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/labeling.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5911365489628821576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5911365489628821576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/02/labeling.html' title='Labeling'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/TU_CoekU6iI/AAAAAAAAAIU/7Mmx3po3lbU/s72-c/siluet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3811786236868460181</id><published>2011-01-20T11:01:00.014+07:00</published><updated>2011-10-05T18:37:30.834+07:00</updated><title type='text'>This is The Time of "Someday by Nina"</title><content type='html'>&lt;div style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-rBMS4HFcU0w/ToxBc9X-8MI/AAAAAAAAAK4/hdeFpkiorVY/s1600/sun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-rBMS4HFcU0w/ToxBc9X-8MI/AAAAAAAAAK4/hdeFpkiorVY/s1600/sun.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"Someday, someone's gonna love me &lt;br /&gt;The way I wanted you to need me &lt;br /&gt;Someday, someone's gonna take your place &lt;br /&gt;One day I'll forget about you &lt;br /&gt;You'll see, I won't even miss you &lt;br /&gt;Someday, someday" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Someday by Nina&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;****&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;This is the time you realized&lt;br /&gt;Now you see this through my eyes&lt;br /&gt;I'm not even be there&lt;br /&gt;I'm happy somewhere&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I know u didn't really see my worth&lt;br /&gt;You thought you were the last guy on earth&lt;br /&gt;Well, I've got news for you&lt;br /&gt;I know I wasn't that strong&lt;br /&gt;But it didn't take long&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to that time, I was down and not doing well&lt;br /&gt;But now, that tears&lt;br /&gt;They all ran dry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coz this is the time that someone's gonna love me&lt;br /&gt;The way I wanted you to need me&lt;br /&gt;Yes, someone's&amp;nbsp;gonna&amp;nbsp;take your place&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is the time I forget about you&lt;br /&gt;You can see I'm not even miss you&lt;br /&gt;This is the time, &lt;br /&gt;I know someone's&amp;nbsp;ready to&amp;nbsp;be there&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm happy somewhere&lt;br /&gt;And I don't wish you to come back to me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anymore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-This is the time of "Someday by Nina"-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3811786236868460181?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3811786236868460181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/01/this-is-someday-by-nina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3811786236868460181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3811786236868460181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/01/this-is-someday-by-nina.html' title='This is The Time of &quot;Someday by Nina&quot;'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-rBMS4HFcU0w/ToxBc9X-8MI/AAAAAAAAAK4/hdeFpkiorVY/s72-c/sun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-1681877422849929593</id><published>2011-01-12T23:54:00.005+07:00</published><updated>2011-10-05T18:40:25.704+07:00</updated><title type='text'>Sesama Itik Toh Selalu Jalan ke Arah yang Sama</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;style&gt; &lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt; &lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt; &lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt; &lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt;@font-face {  font-family: "Cambria";}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal { margin: 0cm 0cm 10pt; font-size: 12pt; font-family: "Times New Roman"; }div.Section1 { page: Section1; }&lt;/style&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4b-BqdBwQXk/ToxCI72lwwI/AAAAAAAAAK8/738HhsWCmfQ/s1600/group.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-4b-BqdBwQXk/ToxCI72lwwI/AAAAAAAAAK8/738HhsWCmfQ/s1600/group.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kita mencari lingkup pertemanan berdasarkan kesamaan. Melahirkan satu garis besar sifat yang sama pada satu kelompok. Maka itu labeling geng kutu buku, geng populer, geng tukang mainin cewe/cowo, geng sok gaul, geng sok kaya, dan lainnya bermunculan. Anak muda yang suka party akan berkumpul dengan sesama anak muda dengan ketertarikan yang sama. Ini diilhami bagi kelompok wanita, pria, dan campuran. Yakin banget kita juga males untuk temenan satu geng dengan orang yang beda lifestyle. Semua pasti akan seperti itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kembali mengangkat tema pertemanan, alasannya karena saya sedang dibikin pusing sama satu grup ini.&amp;nbsp; Inti permasalahannya ada pada A dan B yang membicarakan sesuatu yang buat saya kesel banget. Cukup lancang mereka bicara seperti itu kepada saya. Entah otak mereka lagi ngolor-ngidul berkarya bebas semaunya atau pembicaraan itu benar, saya tidak akan pernah tahu. Z yang ada kaitannya dengan saya dan 2 omongan itu bilang kalau omongan kedua sahabat dia itu bullshit. Karangan bebas yang pantas dikirim ke majalah Bobo bagian rubrik surat pembaca. I hate gossips. Ya, siapa sih yang tidak? Ini masalah kecil, tapi keselnya sampai diubun-ubun. Karena 2 omongan yang disebutkan oleh orang yang berbeda memojokkan saya. Saya yang terkesan jelek. Salah satunya boleh saya sebutkan, saya dibilang suka ngintilin Z. Saya paling tidak suka dibilang mengikuti seseorang. Orang yang mengikuti saya. Terkesan egois tapi memang benar. Menurut si Z omongan mereka ngaco total. Tapi kembali pada pembahasan diatas, satu geng itu memiliki garis sifat yang sama. Either ABCDE dll itu emang gila dan Z memang innocence, atau hanya “ingin terlihat innocence” dimata saya? So? What should I do next? None. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, he did nothing untuk masalah "sepele" seperti ini. Yeap. I'm done.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-1681877422849929593?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/1681877422849929593/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/01/sesama-itik-toh-selalu-jalan-ke-arah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1681877422849929593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1681877422849929593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2011/01/sesama-itik-toh-selalu-jalan-ke-arah.html' title='Sesama Itik Toh Selalu Jalan ke Arah yang Sama'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4b-BqdBwQXk/ToxCI72lwwI/AAAAAAAAAK8/738HhsWCmfQ/s72-c/group.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-8805306709628841393</id><published>2010-12-14T21:47:00.022+07:00</published><updated>2011-10-05T18:46:58.781+07:00</updated><title type='text'>Disaat Mengepakkan Sayap Tanpa Batas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oVmkARFG1gw/ToxDqjOxSgI/AAAAAAAAALA/NcGYF4JwjZI/s1600/free.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-oVmkARFG1gw/ToxDqjOxSgI/AAAAAAAAALA/NcGYF4JwjZI/s1600/free.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang sekarang menganggap saya bandel, silahkan baca diary saya jaman dulu. Salah satu sahabat saya memberikan diary ini dan meminta saya untuk isi sebagai tolak ukur perubahan saya. Kini saya membacanya terperangah. Jangan salah, ini termasuk yang "normal".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Semua nama orang lain disamarkan demi kebaikan bersama. :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumat, 9 Januari &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Again. The Trip. With Natasha. Entah apa yang bikin gua pilih pake kaos oblong, stocking bolong, dan heels. Sampe The Trip, "Keinda!". Angga. Dia lagi sama temen-temennya. Diatas gue ketemu Bryan. He brought a present for me! Minum 3 gelas Rock n Roll. Mulai mabok. Pas gue lewat, dipanggil lagi sama Angga dan dikenalin sama kakaknya. Lucu. Trus Angga nyamperin gue. Dance bareng, cuddling dikit, udah, persis banget di depan Mike's. N i was getting more drunk karena nambah Rock n Roll lagi. Oh, besok gue, Natasha, and Bryan pengen ke Stripped Club. Penasaran gue isinya kayak apa. I asked Angga untuk ikut, he said absolutely. Mike's selesai main, kita bubar jalan ke Tabac. Sampe Tabac gue cuma numpang Jackpot. Pusing gila. Abis itu kita diajak Bryan ke rumah Dina, bule dari mana tau yang gue baru kenal tadi. Dimobil gue udah tepar sampai digotong sama Bryan. Pagi-pagi bangun gue masih dirumah Dina. Rumahnya kosong. Isinya cuma gue sama Natasha dan pembantu plus sampah-sampah bekas beer banyak gila. Kemaren ada party apaan disini gue ngga ngerti. Dina nya aja ngga ada. Ternyata itu rumah khusus sewaan untuk party. Keren.&amp;nbsp; Sayang kemaren sampe sini gue udah teparrrrrrrr. Ini aja sekarang hangover. Parah. Cari panadol sama air putih ketemunya Guinness. Yaudah nge beer lah kita pagi-pagi. Berduaan aja kita bengong di sofa tengah yang GEDE banget. Sofa bekas raja gue rasa. Langit-langit rumahnya tinggi banget. Dinding penuh sama lukisan keren-keren. Kanan meja makan dari kayu jati, kiri meja billiard, belakang kolam renang. Trus gue sama Natasha kelaperan dan kita makan di Bread N Breakfast. Semua orang liatin. Tampang make up bekas semalem, gue kaos oblong stocking bolong, bahkan si Natasha masih pake boots. Meja sekitar para keluarga bawa anak dan kita punya setting-an muka yang jelas-jelas keliatan belom pulang. Gue aja lupppa kapan terakhir gue pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*******&lt;/div&gt;Ada perbedaan antara anak nakal dan anak pemberontak. Anak nakal itu nakalnya stabil, dan menyatu dengan gaya hidup. Sedangkan anak pemberontak merupakan anak yang break segala gaya hidup yang telah ia jalani dikarenakan suatu masalah yang memompa dirinya untuk merubah perilakunya. Anak yang memberontak lebih berbahaya menurut saya. Perubahan gaya hidup yang normal menjadi ekstrim menutup matanya untuk berpikir 'lebih pintar' dan membutakan dirinya dari segala hal yang positif.&amp;nbsp; Saya salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberontakan anak muda tidak hanya dikarenakan masalah keluarga.  Saya sama sekali tidak ada masalah keluarga.&amp;nbsp; Masalah eksternal yang  membuat saya dulu sempat memberontak. Pemberontak tidak selalu berubah menjadi seorang Junkie. Banyak bentuk pemberontak dengan sisi negatif yang berbeda-beda. Anak yang sedang memberontak tidak akan nyadar kalau dirinya berubah. Saya nggak nyadar kalau dulu saya  memberontak. Saya merasa normal. Justru merasa lebih lepas. Orang-orang terdekat, saya  jauhi karena dianggap sudah tidak seru lagi. Disitu saya merasa ngga ada yang ngerti  kemauan dan perasaan saya. Sesakit apa yang saya rasakan. Mereka itu  cuma bikin makin kesel aja. Padahal mereka itu sahabat-sahabat saya  dari dulu. Tempat dimana saya curhat bila ada masalah dan senang  sedih bareng bareng, bisa sampai saya acuhkan karena tidak merasa cocok  lagi. Saya dulu butuh teman baru yang satu dunia. Pergiiii terus tiap  hari. Ngga pernah mikir image saya nantinya kayak apa. Fuck it lah  image, buat apa mikirin image. Dulu saya punya pemikiran seperti itu.  Dampaknya memang saya rasakan setelahnya. Masa dimana saya takut banget  gendut. Sampai Bulimia. Untuk hal ini,  teman-teman saya, kecuali satu, tidak ada yang tahu satu pun. Saya  rahasiakan rapat-rapat mengenai kebiasaan yang menjadi penyakit ini.  Masa dimana saya ngga pernah mikir mau ngapain. Seenaknya aja kita jalan  mau ngapain kek mau sama siapa kek yang penting fun. Jarang banget  pulang. Bawa mobil terus nginep dirumah temen. Mabok. Bangun siang,  hangover, laper, cari makan, pulang ke wc untuk bulimia trus mandi,  dandan, party lagi. Gitu terus hampir tiap hari. &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari  kehidupan seperti itu dibutuhkan proses untuk jadi bisa kembali normal.  Sahabat dulu yang saya hindari karena merasa ngga cocok dengan  ke-perfect-an hidup mereka, punya pacar, dll, akhirnya saya akui bahwa merekalah teman setia yang benar. Sahabat yang membiarkan disaat saya  menjauh, dan menerima kembali disaat saya butuh. Nggak pernah saya  dimarahi atau dijauhi karena perubahan saya. Mereka hanya monitoring dari belakang dan seakan  tahu saya pasti akan bosan dengan hidup seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup yang tanpa aturan bisa saya hentikan. Tapi image yang terlanjur dikenal orang yang sulit diganti. Bagaimana orang mengenal saya saat diatas meja bar sambil mabok akan tetap seperti itu. Mereka mana peduli sih kalau saya tidak seperti itu lagi? Gosip yang beredar, dari temen sampai saudara akan tetap melekat. Saya pasrah. Image ini memang saya bentuk sendiri. Mengapa orang lain bisa melihat saya dengan image yang jelek ya akibat diri sendiri tidak membawa diri ke hal yang positif. Ini kesalahan saya. Saya tahu benar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ada masa nya. Masa muda memang paling seru. Paling gila. Paling bikin geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi disini, disaat momentum terbaik dalam hidup, image yang baik dihancurkan.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-8805306709628841393?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/8805306709628841393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/12/kekacauan-anak-muda-yang-jangan-sampai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8805306709628841393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/8805306709628841393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/12/kekacauan-anak-muda-yang-jangan-sampai.html' title='Disaat Mengepakkan Sayap Tanpa Batas'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-oVmkARFG1gw/ToxDqjOxSgI/AAAAAAAAALA/NcGYF4JwjZI/s72-c/free.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-737833014879501221</id><published>2010-12-13T21:16:00.004+07:00</published><updated>2011-10-05T18:49:42.022+07:00</updated><title type='text'>Orang Kampungan Bukan Berasal Dari Kampung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-AcNSTKAEDao/ToxET3iob2I/AAAAAAAAALE/afYanxQxFrk/s1600/ayam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-AcNSTKAEDao/ToxET3iob2I/AAAAAAAAALE/afYanxQxFrk/s1600/ayam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kata kampungan itu awalnya digunakan orang kota untuk meledek orang kampung masuk kota. Keluguan orang kampung dengan perbedaan suasana kampung dan kota membuat mereka kebingungan sendiri dan cenderung dianggap "norak" oleh orang kota. Padahal, orang kota masuk kampung juga norak nya akan sama. Stigma mengenai orang kota lebih tinggi derajatnya dari orang kampung membuat kata kampungan itu terkesan rendahan. Padahal konotasi nya itu menjurus pada orang yang linglung dengan suasana baru. Beda suasana dan beda kebiasaan (tata krama, tata bahasa, dan lainnya). Dua hal yang membuat orang kebingungan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari kebingungan dan kebiasaan yang sulit diubah ini membuat kata kampungan menjadi kata umum untuk meledek orang. Kata baru versi orang kota untuk merendahkan orang lain yang secara tidak langsung membuat perbedaan status sosial menjadi lebih jelas. Untuk segala hal yang diluar batas normal masuk dalam kategori kampungan. Sampai hal kecil seperti volume bicara yang kelewat besar pun bisa disebut kampungan. Kata ini mengalami pergeseran makna. Kampungan bukan lagi orang kampung tapi orang kota yang bertindak abnormal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya salah satu yang menggunakan pergeseran makna dari kata kampungan itu. Saya tidak bermaksud mengatai orang kampung. Orang kampung itu orang yang tinggal di kampung. Orang kampungan itu ya contohnya kayak orang-orang yang suka pake tas Hermes palsu. Lebih jelasnya: Orang kampung bukan kampungan dan Kampungan bukan orang kampung. Dua hal yang berbeda walaupun bentuknya hampir sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya gatel banget untuk jabarin siapa aja orang-orang yang kampungan. Tapi kalau saya jabarkan secara jelas, gantian dong saya yang kampungan? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-737833014879501221?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/737833014879501221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/12/orang-kampungan-bukan-berasal-dari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/737833014879501221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/737833014879501221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/12/orang-kampungan-bukan-berasal-dari.html' title='Orang Kampungan Bukan Berasal Dari Kampung'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-AcNSTKAEDao/ToxET3iob2I/AAAAAAAAALE/afYanxQxFrk/s72-c/ayam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-5323997967443726974</id><published>2010-12-02T19:39:00.006+07:00</published><updated>2011-10-05T18:53:07.758+07:00</updated><title type='text'>Mimpi yang Ditakdirkan Untuk Mimpi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-v_M9bnIqzY8/ToxFHanYH1I/AAAAAAAAALI/8dMYgtKsCuQ/s1600/rich.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-v_M9bnIqzY8/ToxFHanYH1I/AAAAAAAAALI/8dMYgtKsCuQ/s1600/rich.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Keinda Fauri, paling tidak bisa mengatur pengeluaran. PALING tidak bisa. Saya bingung sebenarnya apa cara yang efektif supaya kita ngga bokek setiap akhir bulan. Bahkan saya mulai bokek dari pertengahan bulan. Itu gawat kan? Saya mulai berpikir, apakah saya yang salah memiliki gaya hidup yang terlalu konsumtif dan mahal, atau memang saya saja yang bego. Saya jelaskan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya suka party. Itu satu. Kedua. saya suka belanja. Ketiga, saya suka sekali makan di tempat yang mahal. Kehidupan saya mungkin diperuntukan untuk orang-orang yang banyak duit. Saya akui, ada rasa iri dengan orang yang memiliki pendapatan (entah sendiri atau dari orang tua) mencapai, yah katakanlah 50 juta. Ada teman saya yang seperti itu. Enak. Memang iya. Ngga usah mikirin harga memang tidak ada duanya. Tinggal gesek kartu kredit turunan dari orang tua atau gesek kartu kredit hasil dari jerih payah sendiri. Sama aja. Manusia memang tidak pernah puas. Teman saya yang pendapatannya banyak banget pun tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya dan merasa bahwa harta bukan segalanya.&amp;nbsp; Mungkin, beberapa dari mereka menginginkan apa yang saya miliki. Melihat teman saya yang belanja dress 35 juta, buka botol 15 juta, beli tas sampai ratusan juta, ngiri. Pastilah. Tapi disamping itu saya juga mikir, ini hanya keinginan yang tidak tercapai. Bila tercapai, saya akan memiliki keinginan lain yang ingin dicapai dan begitu seterusnya. Manusia memang tidak akan pernah puas. Bila sudah puas, hidup sudah tidak menarik lagi sepertinya. Jadi ini takdir yang di utuskan untuk saya. Benar begitu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-5323997967443726974?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/5323997967443726974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/12/mimpi-yang-ditakdirkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5323997967443726974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5323997967443726974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/12/mimpi-yang-ditakdirkan.html' title='Mimpi yang Ditakdirkan Untuk Mimpi'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-v_M9bnIqzY8/ToxFHanYH1I/AAAAAAAAALI/8dMYgtKsCuQ/s72-c/rich.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-5522968778229263510</id><published>2010-11-22T21:09:00.001+07:00</published><updated>2011-10-05T18:55:58.111+07:00</updated><title type='text'>Berada Di Pinggir? Memang Bisa?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9rzcN9VJaoI/ToxFx8DSDGI/AAAAAAAAALM/zHoILIZiI8k/s1600/self+center.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-9rzcN9VJaoI/ToxFx8DSDGI/AAAAAAAAALM/zHoILIZiI8k/s320/self+center.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenal diri sendiri secara mendalam, ditambah ketika saya sudah 4 tahun menjalani kuliah di Psikologi, pengenalan mengenai diri itu semakin kuat. Karakter dan sifat saya ketahui mendalam bukan akibat membaca buku yang sebesar otak Einstein, namun dari sesama mahasiswa-mahasiswi yang bersama-sama ingin mengerti mengenai karakter manusia. Di lingkungan Psikologi, semua mahasiswa dituntut untuk melihat latar belakang dari segala bentuk karakter yang ada. Kenapa dia begini karena dibesarkan oleh orang tua yang menomer duakan dia, kenapa ia begitu karena terbiasa dijadikan pusat perhatian. Pengasahan itu yang memulai mahasiswa mahasiswi Psikologi jadi suka sok-sok an mengerti karakter saya. Tapi dari sok-sok an nya itu hampir semua benar. Hebat memang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu yang perlu digaris bawahi adalah: saya selalu berusaha untuk jadi pusat perhatian. Orang lain mungkin ngga mau mengakui ini. Tapi saya tahu ini sebenarnya kekurangan. Di perkuliahan, saya bertemu dengan orang-orang yang lebih dominan dibanding saya. Padahal saya itu dominannya luar biasa, tapi entah mengapa selama kuliah itu saya sering ngalah apalagi dalam perdebatan mengenai tugas kuliah. Saya suka jadi pusat perhatian, namun saya paling takut dibilang sok tahu. Saya pun tahu otak saya tidak seberapa untuk memperdebatkan permasalahan dengan bahasa sok pintar. Maka itu ketika ego saya sedang mencoba meraih jadi pusat perhatian, tiba-tiba entah stimulus apa yang membuat saya akhirnya mengalah. Tugas kelompok, merupakan salah satu ajang pemilihan siapa anggota yang lebih pintar dan siapa yang tidak. Saya sedikit tidak percaya diri mengenai kepintaran. dalam menghafal. Saya tahu batas kepintaran saya dan saya tahu kepintaran saya di bidang apa, maka itu segala organisasi dari sekolah hingga kuliah saya jalani. Masuk pada tugas kelompok, saya paling sering diam. bla bla bla ansjdhfgeheeiiee blabla blablablablablabala.. Bacot. Saya ngga ngerti mereka ngomong apa. Paling sering terjadi itu salah satu sahabat saya jelasin dengan bahasa yang lebih bisa dimengerti oleh saya. Mengalah untuk jadi pusat perhatian ketika tugas kuliah memang lebih tepat dibandingkan saya ngoceh panjang lebar dan ujung-ujungnya salah. Jadi, saya koreksi kalimat "selalu berusaha untuk jadi pusat perhatian". Maksud saya itu "hampir selalu". &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain hal diatas, saya itu egois, galak, emosian, kalo ngomong blak-blakan, dan lainnya. Segala kekurangan saya, kecuali kekurangan saya dalam menulis, hampir semua sudah saya ketahui. Setiap ke-egoisan saya timbul, sebisa mungkin saya redam. Terkadang gagal, tapi sering saya tahan. Orang yang sudah terlanjur mengecap saya sebagai orang yang ngga mau kalah kadang ngga nyadar usaha saya untuk menahan hal itu tuh seperti apa. Saya itu sering ngalah. Tapi mungkin ngga gitu terlihat atau emang selalu gagal dimata teman-teman. Atau juga memang keinginan saya selalu disetujui orang sekitar. Jangan lihat saya sebagai orang yang amat terangat sangat tidak mau kalah. Saya memang seperti itu tapi saya selalu coba untuk kontrol. Setiap pembincangan mengenai "mau kemana","ini duit siapa","bagusan pake ini atau itu" yang dimana omongan saya tidak dijadikan result, disitulah saya mengalah. Karena saya tidak pernah kalah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara keseluruhan, anda bisa nilai, bisakan saya untuk berada di pinggir?&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-5522968778229263510?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/5522968778229263510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/11/berada-di-pinggir-memang-bisa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5522968778229263510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5522968778229263510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/11/berada-di-pinggir-memang-bisa.html' title='Berada Di Pinggir? Memang Bisa?'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9rzcN9VJaoI/ToxFx8DSDGI/AAAAAAAAALM/zHoILIZiI8k/s72-c/self+center.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-1512692277185782964</id><published>2010-10-31T15:32:00.002+07:00</published><updated>2011-10-06T09:26:40.792+07:00</updated><title type='text'>Pepatah yang Kurang Tepat. Bagi Saya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Fn7_UOsdGOo/To0Rz3JdGYI/AAAAAAAAALQ/pkE60tQ7BBE/s1600/ants.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-Fn7_UOsdGOo/To0Rz3JdGYI/AAAAAAAAALQ/pkE60tQ7BBE/s1600/ants.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mati satu, tumbuh seribu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tapi kalo yang tumbuh tidak sesuai dengan yang diinginkan, sama sekali tidak berguna.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-1512692277185782964?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/1512692277185782964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/pepatah-yang-kurang-tepat-bagi-saya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1512692277185782964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1512692277185782964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/pepatah-yang-kurang-tepat-bagi-saya.html' title='Pepatah yang Kurang Tepat. Bagi Saya'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Fn7_UOsdGOo/To0Rz3JdGYI/AAAAAAAAALQ/pkE60tQ7BBE/s72-c/ants.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-1654631224578881118</id><published>2010-10-31T15:18:00.017+07:00</published><updated>2011-10-06T09:41:19.804+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Bisa Begitu dan Kenapa Jadi Begini</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lNHf8Emx4VA/To0VSDpWlpI/AAAAAAAAALU/HefbNtg836A/s1600/kids.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-lNHf8Emx4VA/To0VSDpWlpI/AAAAAAAAALU/HefbNtg836A/s1600/kids.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;Saya penasaran dengan batas-batas pertemanan. Ada grup yang dari awal bentuk sudah punya beberapa rules yang harus dituruti. Contohnya, "teman selalu menjadi nomor satu", "semua masalah tidak ada yang ditutupi", atau "dilarang keras menggebet gebetan temen". Rules itu disetujui oleh seluruh anggota grup dan dijalani bersama dan dibentuk untuk kebahagiaan bersama. Tujuannya biar semua semakin bersatu, solid, dan lainnya. Rules itu dibuat atas dasar pemikiran pendek yang biasanya dirancang saat sedang bersenang-senang. Trus nanti pusing sendiri ketika salah satu anggota grup melanggar. Disini saya ingin bilang bahwa saya tidak setuju dengan adanya peraturan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;Pertemanan kok dibikin kayak sekolah. Dipenuhi berbagai peraturan yang kalau dilanggar bisa mengakibatkan perdebatan panjang. Pertemanan itu apa adanya. Tahu tidak? Pertemanan dengan berbagai rules itu sebenarnya cupu. Segitu takutnya pertemanan itu pecah sehingga harus dibentuk rules. Pertemanan itu ikhlas. Semua masih merupakan individu yang memiliki privasi sendiri-sendiri. Persahabatan itu tidak perlu dibatasi. Karena jalan hidup tidak akan sesuai dengan yang diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;Contohnya, "dilarang keras menggebet gebetan teman dari kelompok kita". Misalnya ini adalah salah satu rules dari grup cowo. Satrio dan Rama berantem karena Satrio suka sama Asha tapi ditikung Rama karena Asha sukanya sama Rama dan Rama juga suka sama Asha. Segitu egoisnya rules itu sehingga Asha yang jadi korban. Asha bisa bahagia namun ditolak karena rules cupu. Satrio, seakan menutup mata untuk lihat sahabatnya sendiri bahagia. Cinta dan pertemanan memang memusingkan. Tapi coba kita redam ego sendiri dan lihat prospek kedepan. Lihat teman bahagia itu membuat kita bahagia juga kan? Satrio yang sakit hati tidak lagi dapat berpikir panjang, sang emosi lah yang berperan dengan menghujat habis-habisan sahabatnya sendiri dan membuat lupa untuk berfikir bahwa Asha itu bukan mainan yang dengan mudahnya disingkirkan begitu saja. Lantas, karena Satrio yang terlebih dahulu suka pada Asha jadi Asha ngga boleh untuk suka sama Rama? Lalu pemecahan masalahnya gimana? Rama yang level otak rendahnya sejajar dengan Satrio pun berkata: "Demi menjaga ikatan pertemanan saya dan Satrio, mari bersama lupakan saja masalah Asha, dengan begitu perselisihan selesai dan satu grup pun senang". Mungkin diantara kalian ada yang lupa, maka disini saya ingatkan kembali, Asha juga punya perasaan. Yes. Segitu egoisnya rules pertemanan sehingga pihak ketiga yang disakiti. Segitu pentingnya ego manusia. Segitu childish nya rules pertemanan. Segitu bodoh orang-orang yang menjadi anggotanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #eeeeee; color: black;"&gt;Saya menulis ini karena saya sedang menjelma menjadi Asha. Terimakasih banyak. Pada kalian berdua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-1654631224578881118?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/1654631224578881118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/bagaimana-bisa-begitu-dan-kenapa-jadi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1654631224578881118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1654631224578881118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/bagaimana-bisa-begitu-dan-kenapa-jadi.html' title='Bagaimana Bisa Begitu dan Kenapa Jadi Begini'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-lNHf8Emx4VA/To0VSDpWlpI/AAAAAAAAALU/HefbNtg836A/s72-c/kids.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-2142129665411180146</id><published>2010-10-18T09:50:00.007+07:00</published><updated>2011-10-06T09:46:12.048+07:00</updated><title type='text'>Siapa Yang Salah?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-K87okTLWDLw/To0WaMqVkaI/AAAAAAAAALY/onsttsdkoyU/s1600/peace.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-K87okTLWDLw/To0WaMqVkaI/AAAAAAAAALY/onsttsdkoyU/s200/peace.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya kasihan dengan organisasi masyarakat islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya ralat. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya iba dengan organisasi masyarakat islam yang ditampilkan di media.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka-mereka itu, para organisasi masyarakat islam yang diangkat media hanyalah mencoreng citra agama Islam itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para media yang mengangkat kejelekan organisasi Islam juga turut mencoreng citra agama Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua-duanya salah. Organisasi masyarakat Islam dan Media memiliki kesalahan masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap kejelekan yang dilakukan organisasi masyarakat islam itu pasti sangat dilebih-lebih kan media. Namun memang kadang kekerasan dan demonstrasi yang dilakukan organisasi masyarakat islam itu bikin kita geleng-geleng kepala. Media tidak akan memulai melebarkan api bila tidak ada sumbu nya. Media, tidak akan menjelek-jelekan organisasi masyarakat islam bila mereka baik-baik saja. Inilah yang disebut sebab-akibat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalian, yang menghujat habis-habisan organisasi masyarakat islam berpikirlah kembali. Kadang kelakuan mereka memang keterlaluan. Tapi ingat, media itu hanya mengambil kejadian negatif dari organisasi masyarakat islam dan membuang yang positif. Kita, orang awam terbawa arus media yang kemudian menjadikannya sebuah phobia. Jangan. Berpikirlah kritis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Renungkan ini. Pola pikir kita sangat dipengaruhi latar belakang lingkungan dimana kita dibesarkan. Saya contohnya, dari kecil melihat ibu saya yang single mother bekerja keras membesarkan anaknya sendirian. Karenanya dari dulu saya berpikir walaupun sudah memiliki suami, tapi saya harus tetap bekerja. Bagaimana kelangsungan hidup saya bila suami tiba-tiba meninggal? Seorang anak laki-laki bila marah susah dikontrol dan cenderung harus memukul sesuatu agar amarahnya reda. Semua dikarenakan sejak kecil iya sering melihat kekerasan rumah tangga yang dilakukan ayahnya. Nah, seorang anak tumbuh besar menjadi obsesi terhadap agamanya, menantang adanya perbedaan agama serta merasa agamanya paling benar dan agama lain harus ditindas itu juga karena dia dibesarkan dari lingkungan seperti itu. Seorang anak yang merasa ia akan masuk surga dengan membela agamanya mati-matian termasuk membunuh pemimpin agama lain hingga bom bunuh diri demi kelangsungan agamanya juga dikarenakan lingkungannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayangkan kembali, bila anda memiliki satu kelompok dengan satu tujuan. Berada dari satu lingkungan dimana kita dibesarkan, orang tua, sanak saudara, sahabat dan lainnya berkumpul dan bersama-sama meraih tujuan kelompok tiba-tiba dituduh bersalah atas segala hal yang anda lakukan. Semua hal yang anda dan keluarga tanamkan sejak kecil itu semua salah besar. Kelompok kalian dianggap merusak dan harus dibubarkan. Apa reaksi anda? Dendam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang terjadi pada organisasi masyarakat islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan membenci.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengertilah pola pikir mereka. Dimulai dari sini kita bisa tahu tindakan yang pas untuk meluruskan jalan pikir mereka. Bukan secara paksaan tapi lahirkan jiwa manusiawi. Insya Allah pikiran mereka menjadi terbuka. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-2142129665411180146?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/2142129665411180146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/islam-itu-indah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2142129665411180146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2142129665411180146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/islam-itu-indah.html' title='Siapa Yang Salah?'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-K87okTLWDLw/To0WaMqVkaI/AAAAAAAAALY/onsttsdkoyU/s72-c/peace.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3431571415474435150</id><published>2010-10-06T19:05:00.002+07:00</published><updated>2011-10-06T09:51:34.368+07:00</updated><title type='text'>Career Path Saya di Mulai dari Sini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-V2SBrDeBqbM/To0XrC_x7NI/AAAAAAAAALc/8UKimXR69HA/s1600/business+woman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-V2SBrDeBqbM/To0XrC_x7NI/AAAAAAAAALc/8UKimXR69HA/s1600/business+woman.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;TK SD SMP SMA KULIAH.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua sudah dijalani. Sekarang?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kerja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun lalu sewaktu saya internship beberapa bulan, perasaan belum percaya diri sepenuhnya untuk masuk ke dunia kerja menyelimuti perasaan saya. Kala itu saya berpikir, saya belum siap. Saya masih kuliah. Masih banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Saya merasa nanti ketika kuliah usai, pengetahuan saya sudah lengkap dan siap untuk bekerja. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu cepat berjalan. Saya lulus kuliah, istirahat sebentar dari jenuhnya masa skripsi dan sidang, dan lingkungan mulai mengganggu saya dengan pertanyaan "kerja dimana?". Ini dia masa post-graduated yang untuk beberapa orang, termasuk saya berat untuk dijalani. Perasaan antara malu belum diterima kerja dan merasa belum mau terbelenggu pada rutinitas terus men-dilema. Herannya, hingga lulus kuliah pun, rasa belum siap masuk dunia pekerjaan pun tetap menghantui seperti masa internship dulu. Perasaan belum cukup pengetahuan untuk bekerja tetap bersahabat dengan saya. Nyatanya, tidak ada perasaan cukup siap untuk bekerja. Tidak ada perasaan cukup ilmu. Semua tetap sama. Kurang ilmu, kurang siap, kurang percaya diri, dan lainnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika saya diterima di perusahaan sekarang ini, ada perasaan menyesali mengapa saya diterima. Namun satu sisi saya juga lega. Career path saya pun terbuka. Jabatan saya sebagai Accounting Development Executive memudahkan saya untuk bertemu orang-orang di perusahaan besar. Mimpi saya untuk memiliki bisnis bersama kerabat mulai terbuka. Semua diawali dengan paksaan untuk bekerja. Paksaan untuk siap bekerja dan kembali pada rutinitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak akan ada kata siap tanpa paksaan. Sekarang ini saya pun enjoy sekali dengan pekerjaan baru ini. Ternyata sibuk itu tidak seburuk yang saya bayangkan. Kerja itu tidak sesulit yang saya andai-andaikan. Bila saya tidak memaksa untuk bekerja, hingga kapann pun saya akan tetap merasa belum siap. Alhamdulillah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3431571415474435150?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3431571415474435150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/career-path-saya-di-mulai-dari-sini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3431571415474435150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3431571415474435150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/10/career-path-saya-di-mulai-dari-sini.html' title='Career Path Saya di Mulai dari Sini'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-V2SBrDeBqbM/To0XrC_x7NI/AAAAAAAAALc/8UKimXR69HA/s72-c/business+woman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3978071953632756654</id><published>2010-08-07T14:05:00.004+07:00</published><updated>2011-10-06T09:53:07.975+07:00</updated><title type='text'>Orang-Orang Di Balik Gelar S.Psi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tvU6g_Cq2Jc/To0YCPET4nI/AAAAAAAAALg/7lqRSF0VIew/s1600/fresh+graduate.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-tvU6g_Cq2Jc/To0YCPET4nI/AAAAAAAAALg/7lqRSF0VIew/s1600/fresh+graduate.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini saya lagi makan mcd dirumah, sendirian. Nunggu waktu wisuda yang masih 2 minggu lagi. Kegiatan, ngga ada. Kecuali nonton dvd dirumah dan pergi keluar. "istirahat pasca skripsi" masih dijadikan alasan mengapa saya masih jobless dan hidup tenang tanpa tujuan. Ngga ada kegiatan tiba2 saya jadi buka-buka foto di files laptop dan menemukan foto2 semasa kuliah dengan "cerita2" yang seru. Kangen. Suka duka yang saya rasakan bersama teman2 kuliah itu pengalaman yang sangat berharga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak yang saya pelajari dari masa perkuliahan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertemanan, kemandirian, sampai pola belajar saya berubah selama perkuliahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak banget momen yang seru plus nyebelin yang kalo diinget sekarang jadi sedih. Pengen ngulang lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belajar nyebrang jalan, ngeborong sepatu murah di Detos, cabut kelas rame2 untuk makan di citos/kemang/bahkan untuk main di dufan, bareng lene pulang ke kos mabok sampe yang jaga tempat kos marah (gue doang sih yang mabok, dia nggak), digosipin pilih2 temen , kerjain tugas rame2 sambil nginep rumah muti (temanya: makan dan curhat), belajar bareng dirumah putul tiap UTS &amp;amp; UAS, dan bbbbbanyak lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya punya peer group yang seru. Bukannya maksud nge geng, tapi kan pada dasarnya kita temenan sama orang yang punya kesamaan. Kesamaan kita cuma satu: GILA.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita itu punya jokes antar kita doang tapi suka keceplosan kedengeran sama anak2 lain, yang jatohnya kedengerannya jadi ngga enak. Jokes nya itu kita semua anak konglomerat. Orang kaya raya semua. Bayangin aja Uthe itu yang punya Plaza Senayan. Saya punya private jet. Kita semua ngga ngerasain macet karena pake helikopter. Kadang2 kita keluar negeri cuma buat makan trus pulang lagi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah anak2 konglomerat ini adalah: Lene, Uthe, Putul, Rachel, Kiki, Muti, Jawa, Laili, Milka, dan Mita (maaf para konglomerat lain yang ngga kesebut, lupa)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang gila ini juga masuk dalam kelompok belajar saya. Suka duka paling kerasa pas pengerjaan tugas KAUP (Konstruksi Alat Ukur Psikologis). Lene dan Putul, duo anak rajin ini lama2 kesel sama kita gara2 mereka mulu yang ngerjain. Muti yang ngga bisa diem akhirnya sampai pada titik klimaks dimana dia mecahin lampu belajar lene karena lari2an dikamar. Saya juga ikut dimarahin karena malah main BB saat yang lain lagi sibuk konsultasi sama dosen. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman itu terus terekam dalam ingatan saya. Sekarang, semua udah berakhir.&amp;nbsp; Semua udah harus hidup di jalan masing-masing dengan pekerjaan yang berbeda-beda. Ada yang lanjut S2, kerja jadi shadow teacher, HRD, dan lainnya. Masa kuliah yang main-main itu telah usai. Class dismissed! Inilah orang-orang dibalik gelar S.Psi nya. Bangun pengalaman bersama dengan modal haha-hihi dan sistem belajar hanya untuk UTS &amp;amp; UAS. Kini balik pada kehidupan masing-masing. Mulai merintis karir dengan mempraktekkan segala ilmu yang telah diserap bersama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Thanks a lot untuk kalian semua. serta semua anggota fakultas Psikologi dari anak 2006, dosen, satpam dan lainnya. Kita semua pada akhirnya mendapat gelar S.Psi. Namun pengalaman proses meraih gelar itulah yang harus diingat, karena pelajaran berharga bukan didapat dari buku, namun dari pengalaman hidup, dan 4 tahun terakhir ini salah satunya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita semua masih gampang untuk ketemu, namun pengalaman selama kuliah itu tidak akan bisa diulang. Jangan lupa, suatu saat nanti, kita semua akan menjadi konglomerat, persis seperti mimpi kita. AMIN.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Best regards,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keinda Fauri&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3978071953632756654?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3978071953632756654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/08/orang-orang-di-balik-gelar-spsi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3978071953632756654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3978071953632756654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/08/orang-orang-di-balik-gelar-spsi.html' title='Orang-Orang Di Balik Gelar S.Psi'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tvU6g_Cq2Jc/To0YCPET4nI/AAAAAAAAALg/7lqRSF0VIew/s72-c/fresh+graduate.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-4549302194087031794</id><published>2010-02-15T12:19:00.002+07:00</published><updated>2011-10-06T09:53:58.863+07:00</updated><title type='text'>Drama Skripsi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WzxEd-vARO4/To0YP9qNKSI/AAAAAAAAALk/ntaiEoU2ZKg/s1600/drama.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-WzxEd-vARO4/To0YP9qNKSI/AAAAAAAAALk/ntaiEoU2ZKg/s1600/drama.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya kini berada di semester akhir dan sedang menjalani skripsi. Wow! Akhirnya saya harus menghadapi yang namanya Skripsi. File skripsi saya namakan "Happy Skripsi!". Bukan hanya di laptop tapi untuk judul catatan file skripsi pun judulnya itu. Tujuannya, agar mengembangkan citra positif pada diri sang "skripsi" yang menurut saya cukup dirusak oleh orang-orang yang juga sedang menjalaninya. Saya ngga mau dari awal udah anti denger nama skripsi kayak beberapa temen saya. Buat apa kita bikin diri sendiri membenci nama skripsi? Ada beberapa mahasiswi di kampus saya yang hebohnya setengah mampus berasa ngerjain proposal skripsi kayak mau kiamat. Bahkan, baru proporsal skripsi. Orang Indonesia, atau hanya anak Psikologi UI, tepatnya, suka menempatkan suatu hal sebagai sesuatu yang berat sekali. Akibatnya, saya ketakutan duluan ketika awal-awal mengambil mata kuliah KAUP (Konstruksi Alat Ukur Psikologis). Jujur, psikologis saya cukup terganggu dari penjelasan senior dan teman saya sendiri yang bilang kalau mata ajaran ini beratnya melebihi skripsi. Padahal, ketika saya menjalaninya, baru deh saya mikir "ni orang-orang lebay banget sih". Tanya nilai saya. Memang bukan A, dan Alhamdulillah bukan C. Tapi sebenernya bisa dijalani tanpa stres yang diakibatkan pemikiran sendiri mengenai betapa beratnya mata ajaran ini. Kini berulang lagi pada skripsi. Tapi saya sudah cukup belajar dari ke-lebay-an orang-orang. Sehingga dari awal saya tegaskan sebisa mungkin tidak membenci skripsi biar menjalaninya juga enak. Tapi gini, saat pembuatan proposal skripsi pun, banyak diantara mahasiswi satu angkatan yang sebenernya saya juga ga tau satu-satu namanya siapa, mulai drama lebay. "aaah gila skripsiiiiiii". Eh, biasa aja kali. Kenapa sih? Pengen ditanya variabelnya apa? Cari perhatian? Atau pengen ikutan stres biar keliatan banget lagi dalam pengerjaan SKRIPSI? Jangan buat diri sendiri membenci yang namanya skripsi karena sebenernya skripsi is fun! Bayangkan aja kita bikin pertanyaan yang sebenernya kita juga penasaran jawabannya apa. Walaupun dalam menjawab diperlukan berbab-bab dalam pengerjaannya, tapi ya jangan menempatkan diri sendiri sebagai pembenci skripsi. Kita jalanin ini sebagai suatu hal yang fun. Suatu hal yang bakal diingat pas udah tua. Jangan bawa stres dari sekarang. Stres itu dateng sendiri kok tanpa diundang, jadi ngga usah ngundang-ngundang stres dengan ke-lebay-an yang nantinya mengganggu psikologis temen lainnya. Siapa tau, kalau kita ngga nganggap skripsi itu berat, hasilnya akan jadi lebih baik. Amin. Happy skripsi semua!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-4549302194087031794?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/4549302194087031794/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/02/keinda-sebagai-mahasiswi-psikologi-ui.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/4549302194087031794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/4549302194087031794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/02/keinda-sebagai-mahasiswi-psikologi-ui.html' title='Drama Skripsi'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-WzxEd-vARO4/To0YP9qNKSI/AAAAAAAAALk/ntaiEoU2ZKg/s72-c/drama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3181147423026394374</id><published>2010-01-05T23:05:00.004+07:00</published><updated>2010-01-05T23:37:14.680+07:00</updated><title type='text'>My New Chapter</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/S0NqnlpF05I/AAAAAAAAAFQ/Qt3PqU5apDQ/s1600-h/new-year.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/S0NqnlpF05I/AAAAAAAAAFQ/Qt3PqU5apDQ/s320/new-year.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak cerita yang terjadi selama beberapa bulan ini. dan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak sekali perubahan hidup yang saya alami juga dalam beberapa bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda mungkin sudah baca beberapa tulisan terakhir saya. Mungkin anda berpikir kalau saya sedang curhat. Ga salah. Emang bener kok. Hasilnya sudah saya ketahui.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang ini, setelah melewati beberapa rintangan dan menemukan titik cerah dari kesuraman, saya baru bisa berpikir jernih. Setiap jengkal peristiwa yang terjadi dan saya lalui, semua sudah terencana dan memang merupakan suatu proses hidup. Bagaimana kita belajar dari kesalahan, berusaha untuk tegar, berusaha untuk loncat dari pengalaman, berani untuk ambil resiko, dan lain hal yang demi Allah, saya rasakan numpuk dalam 2 bulan belakangan ini. Sampai saat ini pun saya masih menjalani proses. Hidup memang merupakan suatu proses. Namun jalannya proses itu ditentukan oleh diri masing-masing. Saya, memilih untuk menjalankannya dengan kegiatan positif. Apa menurut anda kegiatan positif saya? Banyak membaca buku? Sering beresin rumah? Membantu mama? Salah. Jangan kaget, kegiatan positif saya ialah pergi tiap malam. hahaha. Apanya yang positif? Ya jelas positif menurut saya bila dengan pergi terus saya banyak mendapat teman baru, ga selalu mikirin masalah yang ada, menjadi orang yang lebih terbuka, ramah, dan supel. Hayo. Jangan mendeskripsikan pergi malam itu sebagai kegiatan yang negatif. Saya memang menyentuh alkohol. Namun bila alkohol itu hanya berupa sampingan dan bukan merupakan kebutuhan utama dari pergi malam, maka tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Orang banyak yang dengan muka sok polos dan sok dewasa melihat saya seperti anak yang hancurr karena masalah. Kenapa? Karena saya kelayapan terus? Pengen saya gamparin satu-satu yang ngomong gitu. Kini saya menjadi orang yang bisa menerima masalah dengan lapang dada. Mampu memiliki jaringan sosial yang luas. Menjadi orang yang lebih supel dan ramah sama orang. Semua saya dapatkan dari kegiatan positif yang saya bilang tadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam masa penyembuhan dari masalah, tidak mungkin bila saya menjalani dengan seorang diri. Para sahabat dan teman baru sangat membantu saya membuka mata. Adanya masalah is not the end of my world. Timbul masalah, maka timbul hidup baru yang lebih baik. Awalnya saya mencibir, namun sejalan dengan waktu, saya pun semakin percaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Dont worry about the past. There is a reason they didn't make it to your future"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Forget the past, its gone at last. The present all you got. Live right now. That is how love's blessing are truly caught"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;by @DailyLove on Twitter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua statement gila ini masuk sekali ke pikiran saya. Past is past dan ada alasan pasti kenapa itu tidak menjadi masa depan kita. Apa yang terjadi pada saya, semua demi kebaikan diri sendiri. Statement kedua lebih gila lagi. Buat apa memikirkan apa yang sudah lewat. Kita sedang hidup saat ini dan sebaiknya membuat cerita baru yang lebih baik dibandingkan hanya memikirkan yang sudah terjadi. Kedua hal ini terus mengingatkan saya bahwa tidak ada yang perlu disesalkan karena apa yang terjadi memang harus terjadi dan sudah ada yang lebih baik menanti. Saya percaya. Bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3181147423026394374?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3181147423026394374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/01/holla.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3181147423026394374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3181147423026394374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2010/01/holla.html' title='My New Chapter'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/S0NqnlpF05I/AAAAAAAAAFQ/Qt3PqU5apDQ/s72-c/new-year.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-3630507039000733837</id><published>2009-10-25T01:58:00.001+07:00</published><updated>2011-10-06T09:57:09.485+07:00</updated><title type='text'>Saya saya dan saya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-hpZE_gQb__4/To0Y-4YG3iI/AAAAAAAAALo/EPK6jSN7bt0/s1600/benang+kusut.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-hpZE_gQb__4/To0Y-4YG3iI/AAAAAAAAALo/EPK6jSN7bt0/s1600/benang+kusut.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;&amp;nbsp;Saya sedang merasa lemah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;2 posting saya terakhir merupakan nalar pikir saya yang sedang kemana-mana tanpa arah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Bukan. Bukan tanpa arah. Saya tahu arahnya, namun saya ignore.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Kenapa? Karena hanya membuat saya semakin lemah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Kalau sedang seperti ini biasanya saya nonton DVD. Tapi mata saya pusing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Trus kenapa nulis di komputer ga pusing? Kata siapa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Ini saya juga lagi pusing tapi masalah saya jauh lebih musingin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Plus. Nulis itu memang &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;SANGAT&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt; membantu ya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Mengeluarkan isi otak yang ruwet dan abu-abu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Lemah itu culun. Yup i knew it.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Tapi bukan manusia namanya klo ga pernah merasa lemah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Singa aja pernah merasa lemah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Jadi yang baik adalah terus bilang diri saya ini kuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Yup, &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;saya kuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Saya kuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Saya kuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;God. Ga ampuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #351c75;"&gt;Ok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Saya harus apa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-3630507039000733837?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/3630507039000733837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/saya-saya-dan-saya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3630507039000733837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/3630507039000733837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/saya-saya-dan-saya.html' title='Saya saya dan saya'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hpZE_gQb__4/To0Y-4YG3iI/AAAAAAAAALo/EPK6jSN7bt0/s72-c/benang+kusut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-6478502860077510514</id><published>2009-10-25T01:46:00.000+07:00</published><updated>2009-10-25T02:04:55.522+07:00</updated><title type='text'>Just One day</title><content type='html'>One day saya akan sakit hati&lt;br /&gt;One day saya akan merasakan kesepian&lt;br /&gt;One day saya akan memilih jalan yang salah&lt;br /&gt;One day saya akan menyesal&lt;br /&gt;One day saya akan jatuh&lt;br /&gt;One day saya akan sedih&lt;br /&gt;One day saya akan pasrah atas masalah&lt;br /&gt;It will be happen.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One day saya akan belajar dari pengalaman&lt;br /&gt;One day saya akan tahu apa yang harus saya lakukan&lt;br /&gt;One day saya akan bisa memilih keputusan tanpa emosi&lt;br /&gt;One day saya akan dewasa&lt;br /&gt;One day saya akan bahagia&lt;br /&gt;One day saya akan sukses&lt;br /&gt;One day saya akan kaya&lt;br /&gt;One day saya akan bangga dengan kehidupan saya&lt;br /&gt;It should be happen.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNPtPAnV2I/AAAAAAAAAFI/6r4P59_C-JQ/s1600-h/rich+woman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNPtPAnV2I/AAAAAAAAAFI/6r4P59_C-JQ/s320/rich+woman.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just one day.&lt;br /&gt;Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-6478502860077510514?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/6478502860077510514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/one-day-but-one-day.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/6478502860077510514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/6478502860077510514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/one-day-but-one-day.html' title='Just One day'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNPtPAnV2I/AAAAAAAAAFI/6r4P59_C-JQ/s72-c/rich+woman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-2352421978785565458</id><published>2009-10-25T01:29:00.001+07:00</published><updated>2010-06-08T14:01:24.430+07:00</updated><title type='text'>Saya dan Si Namun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNH1J4uw5I/AAAAAAAAAEw/7qTjOWrQVSc/s1600-h/loverpig.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNH1J4uw5I/AAAAAAAAAEw/7qTjOWrQVSc/s320/loverpig.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya kurang dewasa. Namun saya mendengarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya tidak ada kata cukup. Namun saya toleransi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya manja. Namun saja jarang menunjukkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya Egois. Namun saya sudah pendam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya berusaha. Namun tetap kurang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya menyayangi. Namun tidak terlihat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya mencoba. Namun terus gagal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saya mencintai. Namun seperti diacuhkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Masalah dan dewasa muda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Apa lagi?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-2352421978785565458?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/2352421978785565458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/saya-dan-namun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2352421978785565458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/2352421978785565458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/saya-dan-namun.html' title='Saya dan Si Namun'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNH1J4uw5I/AAAAAAAAAEw/7qTjOWrQVSc/s72-c/loverpig.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-4690209888731628936</id><published>2009-10-25T01:05:00.001+07:00</published><updated>2010-11-28T20:51:21.927+07:00</updated><title type='text'>I LOVE YOU</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin: 0.4em 0px 0.5em;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; line-height: normal;"&gt;"Love is the flower of life, and blossoms unexpectedly&amp;nbsp;and without law, and must be plucked where it is found,&amp;nbsp;and enjoyed for the brief hour of its duration." &amp;nbsp;&lt;span style="font-size: small;"&gt;-&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;D. H. Lawrence&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-weight: bold;"&gt;&lt;br class="webkit-block-placeholder" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS'; font-weight: bold;"&gt;Love is Sharing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Believe me when I say that this is one of the most important ingredients of love. It is important to open ones heart and share – pain, joy, success and failure, it really does not matter, as long as the heart is clear. Love is being honest and knowing that the other person feels the same way too, it is sharing and losing ones inhibitions and knowing that the person on the other side will never be judgmental.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Love is Talking&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Times;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Yes, love is talking. It is about speaking, telling and sharing. After some time people restrict their conversations to discussing bills, children and pets. This is a sure indicator of things going down hill. Bring the spark back by starting a conversation.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Love is Spending Time Together&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;A few minutes spent together everyday keeps the boredom away. I just made this up right now, but it is because I feel there is nothing like time invested in a relationship…believe me, it pays! Heavy work schedules take up much time and effort, so it is important to get things into perspective.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Love is Faithfulness&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;To love means to be true, to love unconditionally means to give with all your heart to one, and only one. Love is when you realize that he/she is the best thing that has happened to you and you want to cherish that person and the moments spent with him/her till death do you part.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Love is Being Friends&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Love is being friends with each other. Enjoying simple pleasures in life like shopping, catching a movie or watching television at home, apart from a host of other things that "Friends" normally do!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Love is Looking Together in the Same Direction&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;This may sound clichéd, but it is true…love is having the same goals and taking steps in that direction to make them come true.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;(http://www.buzzle.com/articles/definition-of-love-what-is-love.html)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNB3VKl3kI/AAAAAAAAAEo/rrOdL86P-KY/s1600-h/loveeee.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNB3VKl3kI/AAAAAAAAAEo/rrOdL86P-KY/s200/loveeee.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em; margin: 0.4em 0px 0.5em; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-4690209888731628936?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/4690209888731628936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/i-love-you.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/4690209888731628936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/4690209888731628936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/i-love-you.html' title='I LOVE YOU'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNB3VKl3kI/AAAAAAAAAEo/rrOdL86P-KY/s72-c/loveeee.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-763107596505341254</id><published>2009-10-24T21:47:00.001+07:00</published><updated>2010-06-08T13:44:33.366+07:00</updated><title type='text'>Remaja - Roda Hidup Terpenting</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNAH-x43ZI/AAAAAAAAAEg/q6QRm00eIV8/s1600-h/n596823794_426468_5080.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNAH-x43ZI/AAAAAAAAAEg/q6QRm00eIV8/s320/n596823794_426468_5080.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya sadar bukan orang yang Alim. Bukan yang suka bilang "ya" dibandingkan "nggak". Bukan orang yang puas bila hidupnya bebas alkohol. Bukan orang yang akan bangga bila hidupnya lurus-lurus aja. Tau kenapa? Karena saya punya prinsip hidup yang mungkin bagi sebagian orang bilang ini ga bagus, yaitu mengalami masa-masa gelap dan terang. Semua harus kontras. Gelap terang yang saya maksud nggak sama dengan sedih-senang, klo itu sih setiap orang juga pasti ngalamin. Maksud saya itu merasakan masa-masa bandel nya anak muda, pemberontakan remaja, dan mengalami masa dimana bikin orang tua teriak, dan kemudian beranjak dewasa yang nantinya tersenyum puas mengingat seru nya masa itu. Yup. Serunya masa remaja menurut saya itu remaja yang ga perlu terlalu jaga image. Ga perlu jadi anak baik. Ga perlu terlalu dengerin orang tua. Ga perlu takut untuk nyoba apapun. Semua sah-sah aja. Kenapa? Karena disitulah masa dimana kita membuat cerita terpenting dalam roda hidup kita. Anak remaja yang baik-baik aja, ga nyoba ini itu, turut sama orang tua, ga belajar party, dan lainnya akan "telat" remaja nya menurut saya. Mungkin ga semua orang ya, tapi banyak juga dari sepenglihatan saya dimana ia menjadi remaja baik dan berubah menjadi orang dewasa yg mulai memberontak. Yeee pas remaja lo kemane ajee? Kasian kan? Telat pubernya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gini, Tuhan itu sudah memiliki plan. Dimana sifat-sifat bawaan life-span kita udah ditentuin. Dari anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Jadi, remaja dimana kita mencari jati diri, dan disebut sebagai masa pemberontak, ya harus memberontak. Ga harus yang sampai nge-drugs. Tapi haruslah banyak-banyak pergi sama temen-temen dan bandel-bandel kecil. Cobain deh tuh apapun yang pengen dicoba. Ga harus negative ya, tapi positif juga. Misalnya ikut les ini itu. Semua nya pokoknya sibukkan diri dan mengembangkan diri aja. Alasannya, bikin cerita remaja seseru mungkin. Masa muda itu harus error. Biar pas dewasa tinggal dibenerin. Jangan sampe karena remaja lurus-lurus aja, pas dewasa baru penasaran pengen nyobain jadi bandel. Telat! Pas remaja ngedua pacar gapapa, pas dewasa udah ga lucu lagi. Remaja nyobain cimeng gapapa, dewasa baru nyobain, aneh. Remaja mulai les bahasa inggris ga malu, dewasa blm bisa bahasa inggris biasanya malu. Coba deh pikir, setuju ga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ngga mengatakan bahwa orang yg semasa remajanya ga bandel itu ga seru hidupnya. Yah seru-seru aja lah karena kan serunya hidup bukan dari sudut pandang saya aja. But, honestly saya percaya bahwa ketika dia dewasa, cerita-ceritanya dia dan kenangan dia semasa muda itu ga seseru itu untuk dikenang. Seru juga, tapi lebih seru kalo semasa remaja emang punya cerita kebandelan dan rusuh nya bersama teman-teman. So, jangan jadi menyesal karena dulu ga terlalu bandel, haha. Jangan jadi mulai mikir untuk bandel karena baca posting ini. Saya ga bermaksud untuk mengubah pandangan anda. Tapi ingin anda semua mengerti pandangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-763107596505341254?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/763107596505341254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/remaja-roda-hidup-terpenting.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/763107596505341254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/763107596505341254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/remaja-roda-hidup-terpenting.html' title='Remaja - Roda Hidup Terpenting'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SuNAH-x43ZI/AAAAAAAAAEg/q6QRm00eIV8/s72-c/n596823794_426468_5080.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-1409307676121022606</id><published>2009-10-03T17:41:00.000+07:00</published><updated>2009-10-04T11:00:47.276+07:00</updated><title type='text'>Batik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SscpYmTo73I/AAAAAAAAAEI/JuElMBC0GUo/s1600-h/batik.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SscpYmTo73I/AAAAAAAAAEI/JuElMBC0GUo/s320/batik.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2 October kemarin itu hari pengakuan Batik Pekalongan oleh Unesco. Akhirrrnnyaa batik diakuin juga ya di Indonesia. Jadi jenis2 batik tertentu ga lagi dikira batik dari asal negeri seberang. Malaysia yang pernah bikin Indonesia sebel karena batik di-claim sebagai batik milik mereka sepertinya mengusut lebih dalam mengenai pengakuan Batik milik Indonesia ini. Tapi kalo diulik kan sebenernya Malaysia juga memiliki batik. Mereka juga takut kalo Batik milik mereka dimiliki Indonesia. Kalau ditelusuri lebih dalam, saya yakin, Malaysia dan Indonesia itu satu rumpun jadi menurut saya emang sejarah kita hampir sama mengenai kekayaan keseniannya. Saya sering banget denger orang Indonesia yang tersinggung dengan Malaysia karena banyak yang dikira merebut kekayaan keseniannya. But sebenernya ga bisa asal nyeplos aja dong ngata-ngatain negara orang seenaknya. Saya awalnya pas denger juga kesel, tapi saya mikir lagi, masa berani sih negara sekurang ajar itu? Karena kita ga tau kan siapa tau di Negara tersebut memang dikenalnya sebagai kesenian dari mereka. Siapa tau dari Indonesia nya yang salah karena ga bisa tegas bilang kesenian2 yang disebutkan itu memang berasal dari Indonesia. Mungkin aja pihak dari mereka bener-bener ga ngerti kenapa Indonesia main sebel aja bilang negara mereka sebagai negara maling, padahal dari kecil mereka diajarkan kalau kesenian2 itu berasal dari negara mereka. Semua yang saya tulis itu memang hanya sebuah kemungkinan. Namun kemungkinan ini bisa saja benar. Bisa juga saya salah besar. Namun kita ga bisa asal nge-judge sampai kita mau mencoba mengerti jalan pikir mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-1409307676121022606?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/1409307676121022606/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/batik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1409307676121022606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1409307676121022606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/10/batik.html' title='Batik'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SscpYmTo73I/AAAAAAAAAEI/JuElMBC0GUo/s72-c/batik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-1652906608132143517</id><published>2009-09-23T16:47:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T17:53:07.359+07:00</updated><title type='text'>Not Just an Ordinary Family</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/Srn1U4j1nZI/AAAAAAAAAEA/f4a6trQIVic/s1600-h/kei-family.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" iq="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/Srn1U4j1nZI/AAAAAAAAAEA/f4a6trQIVic/s320/kei-family.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya itu entah kenapa selalu semangat kalo disuruh ceritain tentang keluarga. Soalnya menurut saya cukup menarik. Satu sifat keturunan yang diwarisi dari keluarga mama saya adalah sifat beringas. Semua cewe, nenek-nenek, tante-tante, sepupu-sepupu, sampe ponakan-ponakan sifatnya hampir sama semua. Dominan. Saya ga ngomongin yang cowo, karena menurut saya mereka masih ada perbedaannya. Yang lucu itu cewe-cewenya karena secara garis besar sifatnya sama semua! Saya itu, sebut aja orang yang dominan, bawel, suka ngelawan, kerja keras, dan sifat lainnnya yang ga ada sisi lembutnya. Nah sifat itu semua sebagian besar terdapat di-diri masing-masing cewe-cewe keluarga saya, dari pihak mama tentunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masuk pada keluarga inti, ga sabar saya ingin memperkenalkan Mama Yani Yahya. Saya dibesarkan di keluarga yang sama sekali ga feminin. Mama bisa dibilang tomboy. Dia pernah suatu hari di ITC Fatmawati, nyetir berdua temennya. Kesel karena ga dapet tempat parkir, lalu dia liat salah satu mobil yang parkir deket pintu lobby. Tau ada supirnya didalam, kemudian dia minta temennya untuk ke car call dan manggil mobil itu dengan menyebutkan plat nomornya. Ga lama dari itu terlihat sang supir tergopoh-gopoh masuk ke dalam mobil dan langsung menuju lobby cepat-cepat. Sambil tertawa, mama sukses masuk ke tempat parkir bekas mobil tadi. Emang gila idenya kepikir banget cara jitu buat nyari parkir deket Lobby. Boleh dicontoh... Ada lagi satu cerita yang mungkin bikin kalian mikir kita ini keluarga cuek yang bukan model anak yang harus cium tangan sama mama atau mama saya yang haus dielu-elukan dalam keluarga. Semua seperti satu umur dan menyatu. Kembali lagi obyeknya ialah mama, "BRAKKK!" tiba-tiba dia jatoh kesandung kabel kipas angin yang melintang dari kiri dan kanan. Dia jatuh dengan jidat duluan dan posisi akhirnya ialah bersujud. "HUUAAAAAHAHAHAHAHAHH!!!!" Saya dan abang sebagai anak-anak nya yang liat langsung kejadian itu ketawa sepuas-puasnya. Ga ada yang kepikiran untuk nolongin, toh dia akhirnya bisa berdiri lagi. Tapi yang paling lucu itu liat dia megangin jidatnya yang benjol. Ouch. Sakit kayaknya ya ma? Bukannya marah liat reaksi kita, dia malah ikut ketawa dan akhirnya jadi joke harian saat itu. Coba deh.. Jarang bener kan orang tua jatoh anaknya malah ngetawain bukannya nolongin dan ga dimarahin lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membahas keluarga inti ga bisa lepas dari duo abang saya. Ambi dan Gambit Fauri. Duo penghibur ini emang unik. Ambi, sang tukang makan ini memasuki kepala tiga perutnya udah nyaingin orang busung lapar. Majuu banget. Masih panjang sih waktunya untuk ratain perut lagi tapi saya ga yakin bisa, mengingat &amp;nbsp;cara dia makan yang ga kenal kenyang. Dia dulu termasuk pinter tapi paling jail diantara sepupunya. Tanya, sepupu saya pernah patah kakinya karena didorong dia. Orang Jepang ketawa cekikikan di restoran karena dikelitikin pake sumpit dari belakang. &amp;nbsp;Kalo sekarang, sama aja ga bisa diemnya. Jalaaaaan terus kalo lagi diem paling kakinya goyang-goyang. Ribet liatnya. Ni orang emang Hyperactive disorder deh. Kalo Gambit, ini dia biang bandel di era-90an. Cuma dia yang bisa bikin mama nangis-nangis karena kabur dari rumah seminggu. Bawa ular 5 meter kerumah dan bikin satu rumah shock. Kerjain mbak dirumah untuk ngupas kuaci yang mau dia makan. Kejadian unik dan ga abis pikir "kok bisaaa ya" selalu terjadi sama dia. Hahaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh udah ga tau mau nulis apa lagi. Hahaha tanda bukan penulis yang baik. Tapi beneran terlalu panjang untuk dijabarin. Dari sini dapat dilihat kan saya dibesarkan dari keluarga yang bebas. Ga pernah tuh saya disuruh pulang sebelum jam 12. Ga pernah saya berantem sama abang-abang saya. Ga pernah saya sampe benci sama mama saya. Ga pernah saya ngerasa dikucilin. Ga pernah saya merasa ga mau pulang. Ga pernah saya pengen dilahirkan dari keluarga lain. Semua udah pas. Ga perlu ada penambahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-1652906608132143517?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/1652906608132143517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/09/not-just-ordinary-family.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1652906608132143517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/1652906608132143517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/09/not-just-ordinary-family.html' title='Not Just an Ordinary Family'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/Srn1U4j1nZI/AAAAAAAAAEA/f4a6trQIVic/s72-c/kei-family.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7351309469020654403.post-5043255957144168241</id><published>2009-09-21T22:16:00.003+07:00</published><updated>2011-03-21T10:47:50.901+07:00</updated><title type='text'>Introduction; Hi Everyone!!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/Srn0LJLPtSI/AAAAAAAAAD4/mv99kIcBv30/s1600-h/kei2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" iq="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/Srn0LJLPtSI/AAAAAAAAAD4/mv99kIcBv30/s320/kei2.jpg" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;lucida grande&amp;quot;;"&gt;Hi Bloggers! Saya Keinda Fauri. Anak terakhir dari keluarga yang dikenal dengan sebutan The Fauris (sebenarnya dibikin sendiri sama temen2 abang saya) baru sadar klo nulis itu bagus juga untuk meluapkan emosi apapun. Daripada ngomel-ngomel, ngedumel, nangis ke sana sini mending nulis. Bener ga? Saya tau nulis juga ga segampang itu untuk menghasilkan tulisan yang bisa disukai orang-orang apalagi, mudah-mudahan sih untuk calon pembaca langganan blog ini. Makanya sebagai starter, sebaiknya posting pertama ditujukan untuk memperkenalkan tujuan "Keilocker" serta lingkungan sekitar saya biar pada kebayang serusuh apa keluarga dan teman-teman saya ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hmmmm.. Dimulai dari keluarga saya. &lt;span style="color: red;"&gt;I LOVE MY FAMILY&lt;/span&gt;. Ayah meninggal waktu saya 4 tahun, ga sedih karena emang masih terlalu kecil. Mama ga tau jual mahal, atau terlalu sayang sama ayah saya, atau emang ga laku-laku sehingga "jomblo" sejadi-jadinya sampai sekarang. Padahal enak juga kalo punya bapak tiri yang bisa saya plorotin demi kelangsungan relationship dia dan mama. wuih. kayaknya sih mama punya intuisi yang kuat kalo saya akan seperti itu. Anywayz, ngomongin keluarga, saya bukan anak tunggal. Saya anak paling kecil dan paling cantik. That's true! Karena kedua kakak saya laki-laki. Beda umurnya jauuuuhhh.... 8 dan 10 tahun. Saya sih mikir "beda jauh begini sih udah pasti dilahirin by accident". Tapi gpp, karena itu saya jadi princess yang dimanja. Mungkin kalian ada yang kenal. Nama kakak saya Ambi dan Gambit. Duo brutal ini usilnya emang udah dari orok. Pacar saya disiram air sisa es batu. Tau bucket klo untuk nyimpen wine? kayak gitu didiemin 2 jam aja jadi air kan? nah, "bucket" itu lah yang disiram ke badan pacar saya. ngomongin brutalnya mereka sih ga akan habis-habis. Mending nanti di posting sendiri deh untuk omongin betapa sabarnya saya punya duo abang tipe keluaran asli Ibu Yani ini. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;FRIENDS&lt;/span&gt;. I love makes new friends. Saya ga akan merasa resah atau merasa "outgroup" ditempat atau sekeliling orang baru. Asalkan mereka welcome, saya akan ok aja. Saya juga ga keberatan duduk bersama dengan sekerumunan orang yang baru banget saya kenal. Karena ketika saya diperkenalkan pada seseorang, saya menganggap dia sudah masuk daftar friend list saya. Kecuali... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tampangnya ngeselin. Saya tau, wajah itu pemberian Allah dan memang begitu apa adanya. Namun ada orang yang mukanya ngeselin. Jadi kesannya sotoy padahal dia aslinya baik. Ga bisa saya temenan sama orang yang mukanya begini. Jelek, saya bisa toleransi karena saya juga ga cantik-cantik amat (gak cantik-cantik amat berarti ngerti dong saya menganggap diri saya apa, sorry saya emang kepedean).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. S3. Sok gaul- Sok gaya- Sok kaya. "iyaaa gua sekarang lagi demen nongkrong di Potatohead, trus biasanya abis itu ke Loewy minum-minum, abis itu biasanya lanjut ke Blowfish.. Lo biasanya nongkrong dimana?" atau " Eh Keinda, liat dooong I'm wearing mini skirt and heels.. hehe gua kalo jalan pasti gayanya kayak gini." atau "Eh sorry payung gua aja merek. hahahaha". Ada beberapa orang yang sok gaul, ada beberapa orang yang sok gaya, ada juga orang yang duit ga banyak-banyak amat tapi sok kaya, tapi puncaknya adalah orang dengan campuran ketiganya. Saya sudah menemukan cewe tipe S3. Mau sinting rasanya. WOI bangun woi balik ke realita!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Bossy. Saya orang yang bossy. Karena itu ketika nemuin orang yang bossy juga, saya pasti ga suka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Sok cantik. Klo yang ini bener-bener saya Blacklist. Sumpah jijik saya sama cewe sok cantik. Sama aja sama cowo yang sok ganteng. Rasanya pengen saya timpukin mukanya pake heels. Apalagi bagi cewe yang klo lagi diem aja mulutnya di monyong2in biar imut. Aiiiihhh lucunyaaa yaa..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Dan lainnya...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sahabat saya banyaaaakk... Tapi yang bener-bener contact2an tiap hari itu sebut aja Olivia, Chantigi, Angela, Magya, Chao, Selene. Temen saya ini pada cuek semua. Hahaha pada bodo ammmaaat dibilang mulut jahat kek, make up tebel kek, bla bla bla sama para "masyarakat" (masyarakat dalam blog ini saya kenalkan sebagai orang-orang munafik yang sukaaaaa bangeeett ngomongin orang). Sahabat saya juga bisa "sadis" seperti saya klo udah sebel sama orang. Maaf-maaf bagi saudara disini yang pernah saya omongin. Abis lo nyebelin mau diapain? Huahahaha.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nah. Suka cari teman, saya juga suka cari musuh. Alasannya? Enak buat dikatain. Emang itu sifat saya. Ga bagus siiiih saya juga tau. Tapi bukannya menyalahkan lingkungan saya ya, teman-teman juga seperti ituuu. Seruuuu banget klo udah ada "objek" untuk dikatain. Jadi terbawalah diri saya menjadi anak yang seperti sekarang ini. Ada satu cerita dari salah satu "objek" bilang ketemen saya: "Gue sebel deh sama Keinda. Kenapa sih harus munafik? gua kira dia temen.. Taunya ngomongin gua dari belakang.. Kesel aja gue". Hahahahaha... Mau tau kenapa? Gayanya aneh. Sebenernya saya cuma ngomong gini " Hakakakakakak! Sumpah kenapa sih gayanya harus gitu? Kenapa sih harus sebut merek? Kayak cocok aje sama mukanya". Menurut saya sih itu fakta. Tapi karena mulut-kemulut mungkin sampe di dianya jadi negatif banget, padahal menurut saya itu membangun loh! Siapa tau jadi nyadar.. Tampang dan Brand nya ga searah. Hihi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ngomongin saya yang suka beragumen secara frontal, saya trus mikir.. Kalo hasil argument saya itu dijadiin blog, seru juga kali ya? Bisa cerita kekesalan saya sama hal ini dan itu, mau objeknya orang atau suatu fenomena, yang penting puas dengan membeberkan isi kepala saya. Trus temen saya bilang "nanti lo dibilang tukang gosip lagi.." Maaf sekali, saya ga peduli. Saya emang suka gosip dan mengakui itu kok. Tapi ga suka bikin gosip (menurut saya tukang gosip=suka bikin gosip). Hahahah defensive. Jadi, resultnya saya pilih "Keilocker" sebagai E-Diary saya. Maaf saya dari sekarang bagi anda yang masuk dalam list "objek". Bagi yang merasa tercela karena dicela abis-abisan sama saya. Bagi yang ga suka sama saya. Bagi yang merasa blog ini ga penting banget untuk dibuat. Bagi yang tersinggung karena namanya disinggung dalam blog ini. Dan bagi pembaca yang menilai Keinda Fauri bukanlah penulis unggul. Maaf sebesar-besarnya. Cheers!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7351309469020654403-5043255957144168241?l=keilocker.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keilocker.blogspot.com/feeds/5043255957144168241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/09/introduction-hi-everyone.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5043255957144168241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7351309469020654403/posts/default/5043255957144168241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keilocker.blogspot.com/2009/09/introduction-hi-everyone.html' title='Introduction; Hi Everyone!!!!'/><author><name>Keinda Fauri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09244205275847507820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/SrnalAEpy7I/AAAAAAAAACI/s9no19iJi4c/S220/kei4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vBK2RTiHCqs/Srn0LJLPtSI/AAAAAAAAAD4/mv99kIcBv30/s72-c/kei2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
